Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PNM Ubah Lorong Kota Jadi Kebun Hidroponik Produktif

Program Agro Urban Madani PNM manfaatkan ruang sempit di perkotaan untuk budidaya pangan, bantu nasabah Mekaar hemat belanja dan tingkatkan kemandirian pangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
PNM Ubah Lorong Kota Jadi Kebun Hidroponik Produktif📷 Tempo

Kendari, ıNarasikita - Di tengah keterbatasan lahan di kawasan padat penduduk, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meluncurkan inovasi pertanian perkotaan melalui program Agro Urban Madani. Melalui pendekatan hidroponik, ruang terbatas seperti lorong dan area komunal di permukiman dikelola menjadi lahan budidaya pangan yang produktif. Program ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan potensi ruang yang selama ini tidak dimanfaatkan secara optimal.

Di Depok, khususnya di wilayah Sukmajaya, nasabah PNM Mekaar mulai mengubah lorong sempit menjadi tempat menanam sayuran seperti pakcoy, kangkung, dan bayam. Kegiatan ini dilakukan secara kolektif oleh kelompok ibu-ibu, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen. Hasil panen digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, sehingga mengurangi ketergantungan pada belanja pangan di pasar. Dewi, salah satu peserta program, menyebut aktivitas ini tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga mempererat hubungan sosial dalam lingkungan sekitar.

Program ini telah tersebar di 10 lokasi dengan jangkauan mencapai ratusan nasabah Mekaar. Setiap titik mengadopsi model budidaya berkelompok yang memperkuat semangat gotong royong dan pembelajaran bersama. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pangan, tetapi juga memperoleh pengetahuan teknis yang bisa ditularkan ke anggota keluarga dan tetangga. Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk pemberdayaan nyata yang mendorong kemandirian ekonomi dan pangan.

Menurut Kindaris, keberhasilan program terletak pada pemanfaatan ruang kecil secara efisien dan pembinaan berkelanjutan. Dengan model yang bisa diulang dan dikembangkan, Agro Urban Madani menjadi solusi konkret bagi masyarakat perkotaan yang ingin memenuhi kebutuhan pangan tanpa harus membeli dari luar. Selain menghemat biaya, hasil panen juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi mikro, seperti dijual di lingkungan sekitar.

Program ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal luas lahan, tetapi juga kreativitas dan kolaborasi. Dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, PNM membuktikan bahwa setiap ruang kecil di perkotaan bisa menjadi sumber daya produktif yang memberi manfaat langsung bagi keluarga dan lingkungan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya