Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tim Bangladesh Dijemput Suporter Antusias Sebelum Laga FIFA ASEAN Cup

Timnas Bangladesh tiba di Indonesia dengan suasana meriah, disambut massa pendukung yang memadati area bus, sebelum memulai laga pertama di grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 15.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tim Bangladesh Dijemput Suporter Antusias Sebelum Laga FIFA ASEAN Cup📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kedatangan tim nasional Bangladesh ke Indonesia untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026 disambut dengan antusiasme luar biasa oleh para suporter. Dalam rekaman yang beredar luas, ribuan pendukung berkumpul di sekitar bus yang mengangkut pemain, mengibarkan syal warna oranye dan menyalakan suar sebagai bentuk dukungan. Suasana begitu hidup, dengan sorak sorai dan teriakan semangat yang menggema di sekitar lokasi. Pemain Bangladesh pun terlihat merespons kehadiran massa dengan senyum dan gestur salam, menunjukkan keterhubungan emosional dengan pendukung mereka.

Turnamen ini menampilkan delapan negara, dengan Bangladesh dan Pakistan menjadi satu-satunya peserta bukan dari kawasan Asia Tenggara. Grup A yang menjadi tempat Bangladesh berada berisi Malaysia, Singapura, serta tuan rumah Indonesia. Sementara grup B ditempati Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Setiap tim dalam grup akan saling berhadapan dalam sistem pertandingan satu kali, tanpa babak semifinal. Juara masing-masing grup langsung bertarung di final, sementara dua runner-up akan saling bertanding untuk menentukan posisi ketiga.

Laga perdana Bangladesh di turnamen ini akan menghadapi Malaysia, dilanjutkan dengan pertandingan melawan Singapura, sebelum akhirnya menghadapi tuan rumah Indonesia di laga terakhir grup. Kehadiran tim dari Bangladesh menambah dinamika kompetisi, sekaligus menunjukkan semangat persaingan yang tinggi di tingkat regional.

Kesuksesan turnamen ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama olahraga antar negara di kawasan, sekaligus memberikan ruang bagi tim non-ASEAN untuk berkompetisi dalam konteks internasional yang diakui FIFA.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya