Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Mahasiswa Diminta Bangun Kemandirian Ekonomi Sejak Kuliah

Anggota DPR menekankan pentingnya kemandirian ekonomi sejak masa kuliah melalui penguatan kewirausahaan dan peran aktif mahasiswa dalam menggerakkan ekonomi lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Mahasiswa Diminta Bangun Kemandirian Ekonomi Sejak Kuliah📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Dalam forum yang digelar di Pekanbaru, dua anggota DPR RI menyoroti urgensi membangun kemandirian ekonomi di kalangan mahasiswa sejak masa pendidikan tinggi. Mereka menekankan bahwa keberhasilan individu dalam menciptakan lapangan kerja tidak bisa dilepaskan dari kesiapan pribadi untuk mandiri. Salah satu tokoh menegaskan bahwa tidak mungkin mendorong kemandirian nasional jika setiap individu belum mampu menjadi mandiri secara pribadi.

Kebijakan pendidikan saat ini dinilai masih berfokus pada persiapan karier sebagai karyawan, bukan sebagai pencipta lapangan kerja. Dengan jumlah lulusan perguruan tinggi yang terus meningkat, namun lapangan kerja yang tidak mengikuti tren tersebut, maka muncul tantangan besar dalam penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, perlu adanya perubahan dalam kurikulum yang tidak hanya menyiapkan mahasiswa menghadapi ujian, tetapi juga tantangan nyata dalam kehidupan.

Kedua anggota parlemen mengajak mahasiswa untuk berani memulai usaha sejak dini, mencontohkan banyak tokoh sukses yang telah merintis bisnis saat masih menempuh studi. Mereka menekankan pentingnya memanfaatkan potensi yang dimiliki, seperti jaringan sosial, pengetahuan akademik, dan kemampuan komunikasi, sebagai modal awal. Selain itu, mereka mendorong mahasiswa untuk berperan sebagai jembatan antara sumber daya yang ada dengan kebutuhan masyarakat.

Penguatan kelembagaan juga disoroti sebagai fondasi penting bagi usaha mikro yang baru berdiri. Keberadaan struktur organisasi memudahkan akses terhadap pendampingan, pelatihan, dan program pemerintah. Menurut salah satu anggota DPR, kontribusi terhadap pembangunan bangsa tidak harus menunggu posisi strategis atau modal besar, tetapi bisa dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Pesan yang disampaikan merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi berbasis kampus, di mana kemandirian tidak hanya soal pendapatan, tetapi juga soal inisiatif, kreativitas, dan tanggung jawab sosial. Mahasiswa didorong untuk tidak menunggu kondisi ideal, tetapi memulai dari apa yang dimiliki saat ini, dengan prinsip “mulai dari nol, mulai dari sekarang”.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya