Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pertamina Puncaki Fortune Indonesia 100 2026 dengan Pendapatan Rp1,19 Triliun

Pertamina berhasil menjadi perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2025, menempati posisi pertama dalam daftar Fortune Indonesia 100 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 09.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Pertamina Puncaki Fortune Indonesia 100 2026 dengan Pendapatan Rp1,19 Triliun📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Pertamina (Persero) kembali menegaskan dominasinya sebagai perusahaan dengan pendapatan tertinggi di Tanah Air dengan menduduki peringkat pertama dalam pemeringkatan Fortune Indonesia 100 edisi 2026. Penghargaan ini diserahkan dalam acara Fortune Indonesia 100 Gala 2026 yang digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, pada Kamis (17/9). Pencapaian ini berdasarkan kinerja keuangan selama tahun fiskal 2025, dengan pendapatan mencapai Rp1.189,74 triliun dan laba bersih sebesar Rp56,23 triliun, yang dikonversi menggunakan kurs rata-rata tahun tersebut, yakni Rp16.785 per dolar AS.

Kinerja keuangan yang kuat tersebut menjadi bukti ketahanan operasional Pertamina di tengah tekanan ekonomi global yang terus berubah. Perusahaan mampu menjaga stabilitas bisnis meski menghadapi tantangan dari fluktuasi harga komoditas dan ketidakpastian pasar. Di samping itu, Pertamina tetap menjalankan mandat strategis negara dalam memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Dalam pemeringkatan tahun ini, dari 100 perusahaan yang masuk daftar, 66 persen berhasil menunjukkan pertumbuhan pendapatan, namun hanya 49 perusahaan yang mampu meningkatkan laba bersih. Angka ini mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak pelaku usaha dalam menjaga profitabilitas di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Fortune Indonesia 100 sendiri menjadi acuan objektif terhadap kinerja perusahaan berdasarkan data publik yang telah diverifikasi secara resmi.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa pengakuan ini merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras seluruh insan Pertamina. Ia menekankan bahwa pencapaian ini tidak hanya mencerminkan kinerja keuangan, tetapi juga komitmen terhadap efisiensi, produktivitas, dan optimalisasi operasional di semua lini bisnis. Upaya penguatan fundamental dilakukan melalui transformasi digital, pengembangan portofolio energi terbarukan, serta peningkatan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Prestasi ini dilihat sebagai momentum penting untuk memperkuat posisi Pertamina sebagai perusahaan energi terintegrasi terkemuka. Dengan terus mengembangkan bisnis dari hulu hingga hilir, termasuk dalam sektor energi baru dan terbarukan, perusahaan berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab sosial serta lingkungan. Penghargaan ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang Pertamina dalam menjaga kinerja dan kontribusi terhadap kemajuan ekonomi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya