Luhut Bahas Utang Whoosh dalam Pertemuan dengan Pejabat China
Menteri Koordinator Perekonomian Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan rencana restrukturisasi utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung kepada pejabat China di Beijing, menegaskan dukungan penuh dari Presiden dan kesiapan eksekusi teknis.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 09.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan secara langsung kepada pejabat tinggi China mengenai mekanisme pembayaran utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, atau Whoosh, dalam pertemuan dengan Ketua Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) Zheng Shanjie di ibu kota China. Pertemuan tersebut berlangsung dalam konteks kunjungan resmi Luhut ke China pada 15–18 September, yang mencakup berbagai forum ekonomi dan dialog strategis dengan tokoh-tokoh penting negara tirai bambu.
Ia menekankan pentingnya penyelesaian teknis dan keuangan yang berkelanjutan, menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat membiarkan persoalan tersebut terabaikan. Luhut menegaskan bahwa semua pihak terkait, termasuk Presiden Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto, telah diberi informasi dan memberikan persetujuan atas langkah-langkah yang diambil. Dengan dukungan dari Presiden, ia menyatakan bahwa proses eksekusi hanya tinggal menunggu penyesuaian teknis.
Mekanisme pembayaran utang yang disepakati berupa cicilan tahunan sekitar Rp1 triliun selama masa 80 tahun, yang disebut Luhut sebagai beban yang relatif ringan dibandingkan proyek sejenis. Ia juga menekankan bahwa proyek Whoosh telah membawa perubahan nyata dalam pola mobilitas masyarakat, dengan banyak pengguna yang memanfaatkan jarak dekat antara Jakarta dan Bandung secara rutin. Bahkan, permintaan untuk perluasan layanan hingga Surabaya telah muncul, yang juga dibahas dalam pertemuan tersebut.
Luhut menegaskan bahwa keberlanjutan proyek perlu dijamin melalui penunjukan koordinator khusus, yang nantinya bisa dipercayakan kepada tokoh seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau tokoh lain yang kompeten. Ia menilai bahwa pengelolaan proyek harus terus dijaga sebagai bagian dari visi transportasi nasional berkelanjutan. Sementara itu, proses pengambilalihan 60 persen saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh Kementerian Keuangan tetap berjalan, meski terjadi pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PT Nations Petroleum Menang Lelang Natuna D-Alpha
Pemenang lelang WK migas Natuna D-Alpha ditetapkan sebagai PT Nations Petroleum, anak usaha Arsari Group, dengan komitmen investasi tiga tahun pertama senilai US$ 103,3 juta.
19 September 2026

Nations Petroleum Menang Lelang Migas Natuna D-Alpha
PT Nations Petroleum, anak usaha Arsari Group milik Hashim Djojohadikusumo, keluar sebagai pemenang lelang WK Migas Natuna D-Alpha dengan komitmen investasi tiga tahun pertama senilai US$ 103,3 juta.
18 September 2026

PSEL Bogor Raya Jadi Model Terobosan Penanganan Sampah Nasional
Proyek PSEL di Galuga, Bogor, menjadi yang pertama di Indonesia dengan integrasi pengolahan sampah baru dan lama menggunakan pirolisis serta konversi energi.
18 September 2026

Adhi Karya Minta Maaf, Janji Tuntaskan Proyek LRT City
Direktur Utama Adhi Karya meminta maaf atas kelambatan penyelesaian proyek LRT City dan menegaskan komitmen menuntaskannya sesuai tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah.
18 September 2026
Berita Lainnya

Pertamina Puncaki Fortune Indonesia 100 2026 dengan Pendapatan Rp1,19 Triliun
Minggu, 20 September 2026, 09.30 WITA

Indonesia Masuk 25 Besar Pertumbuhan PDB Per Kapita Global
Minggu, 20 September 2026, 09.29 WITA

KNEKS Sosialisasikan Ekosistem Ekonomi Syariah di Forum Australia
Minggu, 20 September 2026, 09.29 WITA

China Raih Rp264 Triliun dari 430 Ribu Drama Mikro
Minggu, 20 September 2026, 09.22 WITA

General Sale Tiket BIGBANG Jakarta 2027 Dimulai Hari Ini
Minggu, 20 September 2026, 09.22 WITA

Jepang Capai Rekor 107.677 Warga Usia 100 Tahun Lebih
Minggu, 20 September 2026, 09.01 WITA

Duterte Hadir Langsung di ICC Setelah Ditetapkan Tahanan
Minggu, 20 September 2026, 09.01 WITA

Ed Sheeran Dihadapkan Krisis Reputasi Akibat Pemecatan Artis Pendukung
Minggu, 20 September 2026, 09.01 WITA

