Indonesia Masuk 25 Besar Pertumbuhan PDB Per Kapita Global
Pertumbuhan PDB per kapita riil Indonesia mencapai 210 persen dari 1990 hingga 2025, menempatkan negara di posisi ke-24 dunia berdasarkan data Bank Dunia.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 09.29 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia berhasil meraih posisi ke-24 di antara 25 negara dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita riil tertinggi secara global dalam rentang waktu 35 tahun terakhir. Data dari Bank Dunia menunjukkan angka tersebut mencapai 210 persen sejak 1990 hingga 2025, menandai perkembangan ekonomi yang signifikan dalam skala per kapita. Peningkatan ini terjadi meskipun Indonesia berada di tengah berbagai tantangan struktural dan fluktuasi ekonomi global.
Nilai PDB per kapita riil Indonesia, dihitung berdasarkan paritas daya beli (PPP) dan disesuaikan dengan inflasi, naik dari sekitar US$4.900 pada 1990 menjadi US$15.100 pada 2025. Jika dikonversi dengan kurs rata-rata Rp17.730 per dolar AS, angka ini setara dengan Rp86,9 juta hingga Rp267,7 juta per kapita. Artinya, rata-rata nilai produksi ekonomi riil per warga Indonesia meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam tiga dekade terakhir.
Dalam kategori negara G20, Indonesia menjadi yang paling unggul dalam pertumbuhan PDB per kapita riil selama periode tersebut. Meskipun masih kalah dari Guyana yang mencatat pertumbuhan 1.549 persen—dorongan utamanya dari produksi minyak lepas pantai—dan China dengan kenaikan 1.404 persen, pencapaian Indonesia tetap menunjukkan konsistensi dan potensi pertumbuhan ekonomi yang kuat. Negara-negara Asia lainnya seperti Vietnam, India, dan Korea Selatan juga menempati posisi tinggi dalam peringkat ini.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia berbeda dengan model Guyana yang bergantung pada sumber daya alam, melainkan didorong oleh sektor jasa, manufaktur, dan pertumbuhan konsumsi domestik yang stabil. Data menunjukkan bahwa sekitar separuh dari 25 negara dengan pertumbuhan tertinggi berada di kawasan Asia, menegaskan dominasi wilayah tersebut dalam transformasi ekonomi global. Secara global, rata-rata pertumbuhan PDB per kapita riil dunia hanya sebesar 94 persen, jauh di bawah angka Indonesia.
PDB per kapita riil bukan ukuran langsung pendapatan perorangan, melainkan refleksi dari nilai produksi ekonomi riil rata-rata per penduduk setelah disesuaikan dengan inflasi dan perbedaan daya beli antarwilayah. Meskipun belum menyaingi negara-negara Asia yang tumbuh lebih cepat, posisi Indonesia di 25 besar menunjukkan komitmen terhadap stabilitas ekonomi jangka panjang dan kemampuan memperkuat basis pertumbuhan domestik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pertamina Puncaki Fortune Indonesia 100 2026 dengan Pendapatan Rp1,19 Triliun
Pertamina berhasil menjadi perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2025, menempati posisi pertama dalam daftar Fortune Indonesia 100 2026.
20 September 2026

KNEKS Sosialisasikan Ekosistem Ekonomi Syariah di Forum Australia
Direktur KNEKS memaparkan perkembangan ekonomi syariah Indonesia dalam konferensi internasional di Australia, menekankan pentingnya koordinasi kebijakan untuk pemerataan manfaat ekonomi.
20 September 2026

China Raih Rp264 Triliun dari 430 Ribu Drama Mikro
Industri drama mikro China mencatatkan pertumbuhan spektakuler dengan pendapatan Rp264,37 triliun dan pengguna mencapai 800 juta orang hingga delapan bulan pertama 2026.
20 September 2026

Pembayaran Bunga Utang Pemerintah Capai Rp394 Triliun Hingga Agustus 2026
Realisasi pembayaran bunga utang pemerintah mencapai Rp394,2 triliun hingga akhir Agustus 2026, sebagian besar dari utang dalam negeri.
19 September 2026
Berita Lainnya

Luhut Bahas Utang Whoosh dalam Pertemuan dengan Pejabat China
Minggu, 20 September 2026, 09.29 WITA

General Sale Tiket BIGBANG Jakarta 2027 Dimulai Hari Ini
Minggu, 20 September 2026, 09.22 WITA

Jepang Capai Rekor 107.677 Warga Usia 100 Tahun Lebih
Minggu, 20 September 2026, 09.01 WITA

Duterte Hadir Langsung di ICC Setelah Ditetapkan Tahanan
Minggu, 20 September 2026, 09.01 WITA

Ed Sheeran Dihadapkan Krisis Reputasi Akibat Pemecatan Artis Pendukung
Minggu, 20 September 2026, 09.01 WITA

Santri dan Rekaman: Perlawanan Melawan Kebisingan Pelecehan di Pesantren
Minggu, 20 September 2026, 09.00 WITA
Cek Kesehatan Gratis Capai Target Nasional di Sulawesi Tenggara
Minggu, 20 September 2026, 09.00 WITA

Persidangan Korupsi Kuota Haji 2023–2024: Dugaan Aliran Dana ke Pejabat dan Jatah Fee untuk Kelompok Tertentu
Sabtu, 19 September 2026, 23.30 WITA

