FPCI Gelar Forum Global 2026, Dorong Reorientasi Dunia
Forum Global Town Hall 2026 menghadirkan pemimpin global untuk bahas perubahan sistem internasional dan peran PBB dalam menangani krisis kemanusiaan dan ketidakadilan global.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) menggelar ajang dialog internasional bertajuk Global Town Hall 2026, yang menjadi wadah bagi para pemimpin dunia, pelaku kebijakan, akademisi, serta generasi muda untuk membahas tantangan global terkini. Acara ini menekankan pentingnya mereformasi tatanan internasional yang dinilai semakin rapuh akibat fragmentasi geopolitik dan melemahnya kerja sama multilateral. Tema utama yang diusung adalah *Calling for a Global U-Turn: Recentering Development, Reclaiming Humanity, Restoring Justice in a Crazi(er) World*, mencerminkan kekhawatiran terhadap kian menipisnya keberadaan aturan global dan kenaikan konflik bersenjata yang tidak terkendali.
Dalam forum tersebut, isu penting yang dibahas adalah masa depan Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya dalam konteks kebutuhan reformasi institusi yang lebih inklusif dan responsif. Para pembicara menggarisbawahi perlunya memperkuat peran PBB sebagai pelaku utama dalam menjaga perdamaian, mempromosikan pembangunan berkelanjutan, serta menangani krisis kemanusiaan secara transparan dan akuntabel. Salah satu pembicara utama, Rebeca Grynspan Mayufis, yang merupakan kandidat Sekretaris Jenderal PBB, menekankan bahwa reformasi sistemik harus dimulai dari peningkatan partisipasi masyarakat sipil dan keberagaman suara dalam pengambilan keputusan global.
Acara yang dipandu oleh jurnalis senior Desi Anwar dari CNN Indonesia ini berhasil menghadirkan narasi dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda melalui perwakilan dari Lead Next Generation Fellow, United Nations Foundation. Mereka menyampaikan bahwa meski tekanan terhadap perubahan institusi sangat besar, implementasi reformasi masih terkendala oleh kepentingan kekuasaan dan kebijakan yang kaku. Dalam konteks itu, FPCI menekankan pentingnya membangun jaringan global yang lebih inklusif untuk mendorong arah baru dalam tata kelola dunia.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2020, Global Town Hall telah menjangkau lebih dari 50 ribu peserta dari lebih dari 160 negara, membuktikan relevansi dan dampaknya dalam membangkitkan dialog lintas budaya dan kebijakan. FPCI berharap forum ini menjadi momentum strategis bagi masyarakat sipil untuk berperan aktif dalam membentuk masa depan global yang lebih adil, berkelanjutan, dan berbasis kemanusiaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Nepal Ajukan Klaim US$20 Juta ke PBB Akibat Bencana Iklim
Nepal akan mengajukan klaim finansial sebesar US$20 juta ke PBB menyusul bencana banjir dan longsor yang menewaskan ribuan orang, didukung riset ilmiah tentang peran perubahan iklim.
20 September 2026

Salju di Papua Akan Lenyap pada 2027, Tanda Kehilangan Spiritual dan Keberlanjutan
Gletser terakhir di puncak Papua diperkirakan menghilang pada akhir 2026 atau awal 2027, menandai akhir era salju tropis yang sakral bagi tiga generasi masyarakat adat Amungme dan Moni.
20 September 2026

Perempuan Lebih Rentan Migrain karena Fluktuasi Hormon
Migrain lebih sering terjadi pada perempuan ketimbang laki-laki, terutama akibat perubahan hormon selama siklus menstruasi dan perimenopause.
20 September 2026

Penempatan Manajer Kopdes Merah Putih Terlambat, Pekerjaan dan Harapan Terancam Gagal
Lebih dari sebulan setelah jadwal penempatan ditetapkan, manajer kopdes Merah Putih masih menunggu SK resmi, padahal mereka telah meninggalkan pekerjaan lama dengan harapan bisa kembali ke kampung halaman.
20 September 2026
Berita Lainnya

Tim Bangladesh Dijemput Suporter Antusias Sebelum Laga FIFA ASEAN Cup
Minggu, 20 September 2026, 15.28 WITA

Saudi Gagalkan Rudal Houthi ke Riyadh, Bandara Terdampak
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

Iran Kuatkan Jaringan Milisi di Timur Tengah
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

Tung Chee Hwa Diberi Penghormatan Terakhir di Hong Kong
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

Israel Minta Senjata Canggih sebagai Imbalan Jual F-35 ke Saudi
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

Indonesia Raih Medali Perunggu di Soft Tennis Beregu Putra
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

Hakim Bisa Paksa Jokowi Hadir Sidang Kasus Ijazah Palsu
Minggu, 20 September 2026, 15.24 WITA

Menteri Transportasi Malaysia Undur Diri Protes Pengampunan Najib
Minggu, 20 September 2026, 15.24 WITA

