Meutya Hafid Ungguli Pejabat Perempuan Lain dalam Survei Kekuatan Kabinet
Survei nasional menempatkan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid sebagai figur perempuan paling berpengaruh di kabinet, unggul secara luas di berbagai segmen responden.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 78x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Hasil survei nasional yang dilakukan menjelang dua tahun masa jabatan Kabinet Merah Putih menunjukkan bahwa Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid menduduki posisi teratas sebagai perempuan paling menonjol di lingkungan kabinet. Penilaian ini didasarkan pada persepsi publik terhadap kinerja, kredibilitas, dan pengaruh politik, dengan Meutya meraih 29,6% pilihan responden—angka yang jauh lebih tinggi dibanding tiga menteri perempuan lainnya. Kinerja ini tidak hanya dilihat secara domestik, tetapi juga diakui dalam konteks internasional, di mana ia menjadi satu-satunya menteri perempuan yang dinilai paling meyakinkan di kancah global.
Keunggulan Meutya terjadi secara merata di seluruh wilayah Indonesia, baik di Jawa maupun di daerah timur seperti Bali dan Nusa Tenggara. Pada wilayah dengan tingkat partisipasi terbesar—Jawa—dirinya memperoleh 30,5% dukungan, sementara di Bali dan Nusa Tenggara angka tersebut mencapai 56,6%, menunjukkan ketertarikan kuat dari masyarakat di kawasan tersebut. Khususnya kalangan Generasi X (usia 44–59 tahun) memberikan dukungan terbesar dengan 47,1%, menandakan pengaruh kuat di kalangan dewasa menengah yang kritis terhadap kebijakan publik.
Dari sisi pendidikan, responden berpendidikan tinggi—terutama lulusan S1 dan di atasnya—lebih banyak memilih Meutya, dengan persentase 34,0%, dibandingkan lulusan SMA yang hanya 21,6%. Hal ini mengindikasikan bahwa kredibilitas dan kecakapan teknis menjadi faktor dominan dalam penilaian publik. Di sisi gender, perbedaan pilihan antara laki-laki (31,1%) dan perempuan (28,1%) sangat tipis, menunjukkan bahwa daya tarik Meutya tidak terbatas pada kelompok tertentu, melainkan memiliki konsensus lintas gender.
Survei ini tidak hanya mencerminkan popularitas, tetapi juga refleksi atas kinerja dan representasi perempuan dalam struktur kekuasaan nasional. Keberhasilan Meutya dalam meraih posisi teratas menunjukkan bahwa figur yang konsisten, kompeten, dan berkomunikasi efektif dapat menjadi simbol perubahan dalam tata kelola pemerintahan yang inklusif. Hasil ini juga menekankan pentingnya peran perempuan di ranah kebijakan publik, terutama dalam era digital yang menuntut transparansi dan inovasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gaya Kepemimpinan Luthfi Dapat Pujian Akademisi
Akademisi menilai kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi humanis, kolaboratif, dan berbasis solusi, dengan keterlibatan perguruan tinggi dalam perumusan kebijakan daerah.
24 Oktober 2026

Ancol Tantang Rekor MURI Lewat Estafet Renang 24 Jam dan Bendera Merah Putih 360 Meter
Atlantis Water Adventure Ancol gelar dua aksi pemecahan rekor MURI dalam perayaan Hari Renang Sedunia, melibatkan estafet renang nonstop dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter.
24 Oktober 2026

Bedah Rumah di Kampung Ambon Dorong Pemulihan Secara Komprehensif
Program bedah rumah di Kampung Ambon menjadi strategi integratif untuk menekan peredaran narkoba melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
24 Oktober 2026

Dua Wakil Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters 2026
Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tersingkir dari semifinal Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari lawan dari Hong Kong dan China.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

