Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Mladic Meninggal di Penjara, Vonis Seumur Hidup Tetap Berlaku

Mantan jenderal Serbia Bosnia Ratko Mladic meninggal dunia di usia 84 tahun di penjara Den Haag, setelah divonis seumur hidup atas kejahatan perang dan genosida selama konflik Bosnia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Mladic Meninggal di Penjara, Vonis Seumur Hidup Tetap Berlaku📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Ratko Mladic, mantan komandan militer Serbia Bosnia, tutup usia pada Kamis (27/8) di penjara internasional di Den Haag, Belanda. Ia berusia 84 tahun saat meninggal, setelah menjalani hukuman penjara seumur hidup akibat vonis pengadilan atas perannya dalam kejahatan perang dan genosida selama konflik Bosnia-Herzegovina 1992–1995. Meninggalnya Mladic menandai akhir dari proses hukum yang berlangsung selama lebih dari satu dekade sejak penangkapannya pada 2011.

Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY) menetapkan Mladic sebagai salah satu tokoh utama dalam kampanye militer yang ditujukan terhadap warga sipil, khususnya etnis Muslim. Ia dikenal karena memimpin operasi militer yang menimbulkan korban besar, termasuk pembantaian Srebrenica yang menewaskan sekitar 7.000 warga sipil, serta serangan berulang terhadap Sarajevo yang mengakibatkan ratusan korban. Perannya sebagai "Jagal Bosnia" melekat kuat dalam sejarah konflik tersebut.

Dalam persidangan yang berlangsung hingga 2017, Mladic dijatuhi vonis atas sepuluh dakwaan, termasuk genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang. Keputusan pengadilan menegaskan bahwa ia memiliki otoritas strategis dan keputusan akhir dalam operasi yang menyebabkan kerusakan besar dan kehilangan nyawa yang melampaui batas kemanusiaan. Vonis seumur hidup diberikan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas peran sentralnya dalam perang yang membelah wilayah bekas Yugoslavia.

Mladic lahir pada 1943 di wilayah yang kini menjadi Bosnia dan Herzegovina, dan memulai karier militer yang cepat naik, menjadi kepala Angkatan Darat Serbia Bosnia. Ia memiliki keterikatan erat dengan pemimpin politik Radovan Karadžić, yang juga diadili atas keterlibatan dalam konflik. Meski sempat menghindari penangkapan selama bertahun-tahun, Mladic akhirnya ditangkap setelah bersembunyi selama lebih dari satu dekade. Kematian sang mantan jenderal tidak mengubah keputusan hukum yang telah berlaku.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya