Musk Peringatkan Kepunahan Manusia Akibat Kelahiran Rendah Singapura
Elon Musk menanggapi angka kelahiran Singapura yang turun ke 0,87 anak per wanita dengan peringatan bahwa manusia berisiko menghilang jika tren ini terus berlanjut.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Elon Musk mengungkapkan kekhawatiran mendalam atas tren penurunan angka kelahiran di Singapura yang kini mencapai level terendah sepanjang sejarah, yakni 0,87 anak per wanita. Melalui akun media sosial pribadinya, ia menyampaikan peringatan tegas bahwa tanpa intervensi, umat manusia bisa mengalami kepunahan akibat krisis demografi yang semakin mengancam. Pernyataan tersebut muncul sebagai respons terhadap cuitan dari pengguna lain yang membahas kebijakan pemerintah Singapura dalam menangani fenomena ini.
Musk menegaskan bahwa negara-negara seperti Singapura, yang mengalami penurunan kelahiran drastis, berpotensi menghilang secara perlahan karena populasi yang menua, jumlah tenaga kerja produktif yang menipis, dan sistem sosial yang tidak lagi berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kondisi ini bukan hanya persoalan lokal, melainkan indikator global tentang tantangan masa depan kemanusiaan. Pernyataannya yang menyiratkan kepunahan manusia langsung menjadi viral, dilihat lebih dari 7,5 juta pengguna dan mendapat ratusan ribu respons positif.
Komentar Musk bukan kali pertama menyentuh isu ini. Pada Desember 2024, ia juga sempat mengingatkan dunia akan risiko kepunahan akibat kelahiran yang terus menurun di berbagai negara maju, termasuk Singapura. Di tengah perdebatan yang memicu reaksi beragam, sebagian pengguna menyambut peringatannya sebagai kebenaran yang terlupakan, sementara yang lain menekankan faktor ekonomi sebagai akar masalah utama.
Salah satu pengguna menyoroti bahwa tingginya biaya perumahan dan kehidupan menjadi penghambat utama bagi pasangan muda untuk memiliki anak. Menurutnya, kondisi ekonomi yang tidak mendukung secara langsung menekan keputusan keluarga dalam memperluas jumlah anak. Dengan demikian, solusi jangka panjang bukan hanya soal kebijakan kelahiran, tetapi juga stabilitas ekonomi dan akses terhadap fasilitas dasar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

