Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Nasi Beku Tahan Sampai Tiga Bulan, Ini Aturannya

Ahli gizi memastikan nasi matang tetap aman disimpan di kulkas maksimal 5 hari atau di freezer hingga 3 bulan dengan cara penyimpanan dan pemanasan yang benar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 12.10 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
Nasi Beku Tahan Sampai Tiga Bulan, Ini Aturannya📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Nasi yang tersisa dari santapan malam sering kali disimpan untuk dikonsumsi di hari berikutnya, baik sebagai makanan pokok maupun bahan dasar olahan seperti nasi goreng. Praktik ini umum dilakukan, terutama untuk mengurangi waktu persiapan makan. Namun, penyimpanan nasi yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko kesehatan, terutama akibat pertumbuhan bakteri jika dibiarkan dalam suhu ruang terlalu lama.

Ahli gizi Adisty Pavitasari menegaskan bahwa kandungan kalori dan makronutrien dalam nasi tetap stabil, baik dalam kondisi hangat, dingin, maupun setelah dipanaskan kembali. Meski demikian, perubahan tekstur dan penurunan nilai vitamin, khususnya vitamin B1 (thiamin), dapat terjadi jika nasi dipanaskan lebih dari sekali. Oleh karena itu, disarankan untuk memanaskan nasi hanya sekali setelah diambil dari penyimpanan.

Untuk menjaga keamanan dan kualitas, nasi matang harus segera dimasukkan ke dalam kulkas dalam wadah kedap udara. Masa simpan optimal di kulkas adalah 3 hingga 5 hari. Jika ingin menyimpan lebih lama, freezer menjadi alternatif yang aman, dengan daya tahan hingga satu hingga tiga bulan. Nasi beku yang dipanaskan kembali memiliki kadar pati resistan yang mirip dengan nasi dingin, namun teksturnya bisa menjadi keras jika tidak dipanaskan dengan cara yang tepat, seperti menambahkan sedikit air atau mengukus sebelum memanaskan dengan microwave.

Penting untuk tidak memanaskan nasi berulang kali, karena dapat mengurangi kadar air dan merusak vitamin yang sensitif terhadap panas. Selain itu, nasi sebaiknya dibagi dalam porsi kecil sebelum disimpan agar tidak perlu dipanaskan secara berulang. Proses pemanasan juga harus dilakukan secara benar, misalnya dengan menggunakan microwave, kukus, atau melembutkan dari freezer ke kulkas terlebih dahulu, bukan dibiarkan di suhu ruang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya