Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

OJK Dorong Perlindungan Peserta Lari Lewat Asuransi

OJK mendorong penyelenggara event lari menyertakan asuransi sebagai proteksi bagi peserta, sekaligus memperluas inklusi dan literasi keuangan melalui pendekatan edukatif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 23.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
OJK Dorong Perlindungan Peserta Lari Lewat Asuransi📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau penyelenggara kegiatan lari, termasuk maraton, untuk memastikan perlindungan peserta melalui produk asuransi yang memadai. Dengan aktivitas fisik yang tinggi dan risiko cedera atau kecelakaan yang tak terhindarkan, kehadiran proteksi finansial menjadi penting untuk menjamin kenyamanan dan keamanan peserta. OJK menilai bahwa event lari dapat menjadi platform strategis untuk memperkenalkan manfaat asuransi secara langsung kepada masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK menegaskan bahwa kolaborasi antara industri asuransi dan penyelenggara acara harus berorientasi pada perlindungan konsumen, bukan sekadar promosi merek. Produk seperti asuransi kecelakaan diri kolektif, asuransi penyelenggaraan acara, serta jaminan penggantian biaya medis dan tanggung jawab hukum bagi penyelenggara dinilai relevan untuk dikembangkan. Produk ritel sederhana seperti asuransi kesehatan, perjalanan, dan jiwa juga dapat dimanfaatkan untuk menjangkau lebih banyak peserta.

Peningkatan akses melalui kanal digital menjadi kunci untuk memperluas jangkauan produk asuransi, terutama di kalangan generasi muda yang lebih akrab dengan layanan digital. OJK menekankan pentingnya transparansi dalam penyampaian informasi produk, termasuk batasan, pengecualian, dan proses klaim yang mudah dilakukan. Selain itu, penggunaan data peserta harus sesuai dengan regulasi perlindungan data pribadi, tanpa melanggar privasi.

Tujuan utama dari imbauan ini adalah menciptakan ekosistem perlindungan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan momentum event lari, industri asuransi dapat memperkuat kepercayaan masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian target penetrasi asuransi nasional sebesar 2,7% pada tahun 2025. Kolaborasi yang berkelanjutan dan berbasis pada nilai edukasi diharapkan menjadi pilar utama dalam meningkatkan literasi keuangan dan kesejahteraan sosial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya