OJK Imbau Investor Hindari Keputusan Jual Berdasarkan Kepanikan
OJK menekankan pentingnya keputusan investasi yang berdasar informasi, bukan emosi, menyusul kenaikan volatilitas pasca- pengumuman mendadak dari MSCI.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan seluruh pelaku pasar untuk tidak mengambil langkah jual saham secara impulsif akibat kepanikan, menyusul perubahan yang diumumkan oleh MSCI pada Jumat pagi, 15 Oktober 2026. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Efek, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa respons awal dari investor, khususnya kalangan ritel lokal, wajar mengingat pengumuman tersebut datang secara tiba-tiba dan tanpa pemberitahuan lebih awal.
Namun, ia menekankan bahwa meskipun aksi jual dan beli merupakan bagian alami dari dinamika pasar, keputusan yang diambil semata-mata karena ketakutan tanpa dasar informasi yang lengkap justru berpotensi menimbulkan ketidakstabilan yang tidak perlu. OJK menilai, reaksi berlebihan semacam itu tidak mencerminkan prinsip investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Untuk menanggulangi potensi kepanikan yang meluas, OJK telah melakukan serangkaian pertemuan koordinasi dengan berbagai pihak kunci, termasuk analis pasar, manajer investasi, lembaga keuangan, dan media, pada akhir pekan sebelum perdagangan Senin. Tujuannya adalah menyediakan akses informasi yang akurat, terverifikasi, dan konsisten dari sumber resmi agar investor tidak terpengaruh oleh spekulasi atau asumsi yang tidak terbukti.
Hasan menegaskan bahwa seluruh proses operasional pasar modal, termasuk perdagangan, pengawasan, dan pencatatan saham, tetap berjalan normal tanpa hambatan. Ia berharap, dengan tersedianya informasi yang jelas dan transparan dari regulator, ketakutan akibat kejutan informasi dapat segera diredam, sehingga aktivitas pasar kembali stabil dan didasarkan pada analisis objektif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

