OJK Tegaskan Fokus Reformasi, Tanggapi Isu Tekanan Pasar dari Singapura
OJK menegaskan konsistensi kerja dalam reformasi pasar modal tanpa terpengaruh isu spekulatif terkait tekanan dari Singapura melalui MSCI.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya terhadap perbaikan struktural pasar modal tanpa terjebak dalam narasi spekulatif yang beredar. Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi menekankan bahwa regulator lebih memilih menjalankan tugas secara fokus dibanding menanggapi perdebatan publik yang belum terbukti. Ia menyatakan bahwa seluruh langkah strategis telah dilakukan sejak awal tahun, bahkan sebelum isu mengenai perubahan klasifikasi pasar oleh MSCI muncul ke permukaan.
Friderica menegaskan bahwa OJK telah menjalankan serangkaian upaya sistemik, mulai dari penegakan hukum hingga penyempurnaan regulasi, secara intensif dan terus-menerus. Ia menilai bahwa klaim bahwa regulator tidak melakukan apa pun adalah tidak akurat dan jauh dari kenyataan. “Kita kerja saja. Biarkan yang lain berpikir, yang penting kita tetap bekerja dengan konsistensi dan profesionalisme,” ujarnya dalam kesempatan di Jakarta.
Sebelumnya, mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan kekhawatiran soal tekanan terhadap pasar modal Indonesia melalui mekanisme indeks global MSCI. Ia menduga Singapura, melalui entitas besar seperti Temasek dan Global Investment Company (GIC), turut memengaruhi keputusan klasifikasi pasar Indonesia agar berada dalam kategori pasar mandiri, bukan pasar berkembang. Lutfi menyebut bahwa salah satu petinggi GIC, Rachel Goh, dilaporkan turut menekan MSCI untuk menurunkan status Indonesia.
Namun, klaim tersebut tidak disertai bukti konkret dan belum diverifikasi secara independen oleh lembaga terkait. Lutfi juga menyebut bahwa sekitar 80 persen dana institusi asing telah menarik investasinya dari pasar modal Indonesia, tetapi harga saham tidak anjlok sebagaimana diharapkan. Ia menilai hal ini menghambat upaya investor asing untuk membeli saham dengan harga rendah, sehingga menimbulkan kecemasan terhadap kebijakan pasar yang dinilainya tidak sesuai kepentingan ekonomi jangka panjang.
OJK tetap berpegang pada prinsip keterbukaan dan kemandirian dalam pengelolaan pasar modal. Pihak regulator menegaskan bahwa keputusan klasifikasi pasar oleh MSCI didasarkan pada kriteria objektif dan transparan, bukan hasil tekanan dari pihak tertentu. Upaya reformasi yang sedang berjalan diharapkan mampu memperkuat daya tarik pasar Indonesia secara global tanpa harus tergantung pada dinamika geopolitik atau spekulasi tanpa dasar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

