OJK Tekankan Rekening Baru Harus Aktif, Bukan Sekadar Target
OJK memperingatkan risiko rekening dormant akibat pembukaan massal tabungan tanpa pemantauan keaktifan, terutama di kalangan pelajar dan masyarakat miskin.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa program pembukaan rekening perbankan bagi warga berusia di atas 17 tahun serta inisiatif Satu Rekening Satu Pelajar tidak boleh berhenti pada pencapaian angka semata. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap rekening yang dibuka benar-benar digunakan secara aktif, bukan hanya menjadi akun pasif yang berpotensi menjadi celah bagi aktivitas kejahatan digital.
Berdasarkan data terkini, 88 persen pelajar di seluruh Indonesia telah memiliki rekening melalui program Simpan Pelajar (SimPel). Namun, Friderica mengingatkan bahwa keberadaan rekening tersebut tidak serta-merta menjamin perlindungan finansial jika tidak diawasi secara berkala. Rekening yang tidak pernah digunakan dalam waktu lama rentan disalahgunakan, terutama jika kartu atau informasi PIN jatuh ke tangan orang lain.
Ia menyoroti ancaman besar dari pinjaman online ilegal (pinjol) yang bisa dimanfaatkan melalui akses ke rekening dormant. Banyak kasus telah terungkap di mana rekening yang tidak aktif digunakan untuk transaksi ilegal tanpa diketahui pemiliknya, menimbulkan kerugian besar dan kerentanan keamanan data. Oleh karena itu, perlu ada pendekatan lebih sistematis dalam memastikan keaktifan rekening sejak awal.
OJK menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan institusi pendidikan untuk memastikan rekening yang dibuka tidak hanya terdaftar secara administratif, tetapi juga dimanfaatkan dalam aktivitas keuangan sehari-hari. Program ini harus didukung dengan edukasi keuangan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, agar mereka memahami manfaat dan risiko dari memiliki rekening perbankan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

