Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

OJK Tekankan Rekening Baru Harus Aktif, Bukan Sekadar Target

OJK memperingatkan risiko rekening dormant akibat pembukaan massal tabungan tanpa pemantauan keaktifan, terutama di kalangan pelajar dan masyarakat miskin.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
OJK Tekankan Rekening Baru Harus Aktif, Bukan Sekadar Target📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa program pembukaan rekening perbankan bagi warga berusia di atas 17 tahun serta inisiatif Satu Rekening Satu Pelajar tidak boleh berhenti pada pencapaian angka semata. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap rekening yang dibuka benar-benar digunakan secara aktif, bukan hanya menjadi akun pasif yang berpotensi menjadi celah bagi aktivitas kejahatan digital.

Berdasarkan data terkini, 88 persen pelajar di seluruh Indonesia telah memiliki rekening melalui program Simpan Pelajar (SimPel). Namun, Friderica mengingatkan bahwa keberadaan rekening tersebut tidak serta-merta menjamin perlindungan finansial jika tidak diawasi secara berkala. Rekening yang tidak pernah digunakan dalam waktu lama rentan disalahgunakan, terutama jika kartu atau informasi PIN jatuh ke tangan orang lain.

Ia menyoroti ancaman besar dari pinjaman online ilegal (pinjol) yang bisa dimanfaatkan melalui akses ke rekening dormant. Banyak kasus telah terungkap di mana rekening yang tidak aktif digunakan untuk transaksi ilegal tanpa diketahui pemiliknya, menimbulkan kerugian besar dan kerentanan keamanan data. Oleh karena itu, perlu ada pendekatan lebih sistematis dalam memastikan keaktifan rekening sejak awal.

OJK menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan institusi pendidikan untuk memastikan rekening yang dibuka tidak hanya terdaftar secara administratif, tetapi juga dimanfaatkan dalam aktivitas keuangan sehari-hari. Program ini harus didukung dengan edukasi keuangan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, agar mereka memahami manfaat dan risiko dari memiliki rekening perbankan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya