Kamis, 10 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

OPD Diminta Jaga Stabilitas Harga Pangan di Sultra

Wali Kota intruksikan seluruh OPD jaga harga pangan stabil dan tingkatkan kerja sama lintas sektor untuk antisipasi kenaikan harga.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.20 WITA·👁 4 orang membaca· 1 hari ini · 10x dibuka
OPD Diminta Jaga Stabilitas Harga Pangan di Sultra📷 Foto lokal iNarasikita

Kendari, ıNarasikita - Wali Kota Sulawesi Tenggara mengeluarkan arahan strategis kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan stabilitas harga pangan di wilayahnya. Instruksi ini ditekankan sebagai langkah antisipatif terhadap fluktuasi harga yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, khususnya di masa-masa kritis seperti bulan puasa dan lebaran.

Dalam arahannya, wali kota menekankan pentingnya kolaborasi intensif antar OPD, termasuk dinas perdagangan, pertanian, dan ketahanan pangan, dalam memantau pasokan dan distribusi komoditas pokok. Upaya ini diharapkan mampu mencegah terjadinya kelangkaan dan spekulasi harga yang merugikan konsumen.

Kepala Dinas Perdagangan setempat menyatakan bahwa pihaknya telah memperkuat monitoring pasar secara rutin, baik di pasar tradisional maupun modern. Pemantauan dilakukan setiap hari dengan melibatkan tim gabungan dari instansi terkait untuk memastikan harga tetap sesuai standar dan tidak mengalami lonjakan tak wajar.

Selain itu, wali kota menekankan perlunya sinergi dengan pelaku usaha dan petani lokal untuk menjamin pasokan berkelanjutan. Dengan memperkuat jaringan distribusi dan mempercepat penyaluran bantuan logistik, pemerintah daerah berharap dapat menjaga ketersediaan pangan di semua wilayah, terutama daerah terpencil.

Tujuan utama dari instruksi ini adalah memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Dengan kerja sama yang solid antar sektor, pemerintah kota yakin dapat menjaga stabilitas harga pangan secara berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya