OpenAI Bantah Tuduhan Curi Rahasia, Sebut Apple Ciptakan Kekacauan Sendiri
OpenAI menolak tudingan mencuri rahasia dagang dari Apple, menyebut gugatan perusahaan sebagai upaya menghambat kompetisi dan menyalahkan pihak lain atas kebijakan internal yang tidak terstruktur.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 17.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - OpenAI secara tegas menolak tuduhan pencurian rahasia dagang yang dilontarkan Apple, menegaskan bahwa perusahaan teknologi asal AS tersebut gagal menyediakan bukti konkret atas klaim tersebut. Dalam dokumen hukum yang diajukan ke pengadilan federal California, OpenAI menyatakan bahwa sengketa ini justru merupakan hasil dari kebijakan dan prosedur internal Apple yang tidak memadai, bukan akibat tindakan dari pihak ketiga. Perusahaan menekankan bahwa Apple sengaja menciptakan situasi yang membingungkan untuk menjustifikasi tindakan hukumnya terhadap mantan karyawannya dan OpenAI sendiri.
Sebelumnya, Apple mengajukan gugatan pada Juli terhadap OpenAI dan dua mantan karyawannya, Tang Tan dan Chang Liu, dengan dugaan pelanggaran rahasia terkait desain perangkat keras, rantai pasokan, serta operasional manufaktur. Namun, OpenAI menilai gugatan tersebut sebagai strategi pencegahan kompetisi, terutama dalam konteks upaya perusahaan AI tersebut memperluas ekosistem produk perangkat keras. Dalam dokumen hukum, OpenAI menyebut bahwa sekitar 400 karyawan yang direkrut berasal dari Apple, dan semua proses rekrutmen dilakukan sesuai aturan hukum California yang mengizinkan mobilitas tenaga kerja antarperusahaan pesaing.
OpenAI juga menyoroti kebijakan Apple yang mendorong karyawan menggunakan akun iCloud pribadi untuk mengakses dokumen kerja, sehingga mempersulit pemisahan data pribadi dan perusahaan. Perusahaan menegaskan bahwa kebijakan penghentian kerja tanpa waktu transisi yang memadai menyulitkan karyawan untuk mengembalikan perangkat atau menyerahkan dokumen penting secara formal. Dalam keterangan hukum, Chang Liu menyatakan bahwa semua akses ke dokumen Apple setelah keluar dilakukan untuk membantu rekan kerja menyelesaikan tugas terkait pekerjaan sebelumnya, bukan untuk kepentingan komersial.
Tang Tan, sementara itu, menegaskan bahwa ia telah mengembalikan prototipe Apple sebelum meninggalkan perusahaan dan hanya menyimpan materi yang tidak bersifat rahasia, seperti daftar periksa keluar karyawan. OpenAI menekankan bahwa Apple tidak dapat mengklaim pelanggaran hukum atas tindakan yang diatur oleh kebijakan perusahaan sendiri. “Apple mungkin tidak menyukai hasil pilihan yang diambil karyawan, tetapi tidak bisa menyalahkan pihak lain atas kekacauan yang diciptakan sendiri,” demikian pernyataan OpenAI dalam dokumen pengadilan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Pengungkapan dugaan korupsi kuota haji senilai Rp622 miliar menunjukkan adanya praktik manipulasi nama calon jemaah yang disusun berdasarkan arahan tersangka.
9 September 2026

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA


