Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Operasi Timah Bekasi Gerebek Jaringan Narkoba, 9 Orang Diamankan

Polisi mengamankan sembilan orang dan 12 paket sabu dari dua rumah berdekatan di Rama Plaza, Bekasi, berdasarkan informasi masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 17.35 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 156x dibuka
Operasi Timah Bekasi Gerebek Jaringan Narkoba, 9 Orang Diamankan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tim Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota melakukan penggerebekan di kawasan Rama Plaza, Kota Bekasi, pada Selasa sore (13/10), menangkap sembilan orang terkait dugaan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Operasi yang berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB menyasar dua rumah bersebelahan di wilayah Pondok Gede dan Pondok Melati, tempat diperkirakan menjadi pusat transaksi. Dari tangan para tersangka, petugas menyita 12 paket diduga sabu, serta sejumlah barang bukti pendukung seperti alat isap, timbangan elektronik, telepon genggam, uang tunai Rp1,35 juta, dan satu airsoft gun.

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang mengindikasikan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Setelah dilakukan pendalaman, tim melakukan penindakan secara terukur dengan memastikan keamanan di sekitar area. Dalam proses pengamanan, tujuh orang diamankan di depan rumah, kemudian MST alias Paman ditangkap di salah satu rumah dengan sembilan paket sabu ditemukan. Sepuluh menit setelahnya, YBR alias Macan diamankan di rumah berdekatan bersama tiga paket narkotika lainnya. Keduanya diduga bertindak sebagai pengedar.

Hasil tes urine terhadap kesembilan orang yang diamankan menunjukkan empat di antaranya positif metamfetamin, sementara tiga lainnya negatif. Empat orang yang terindikasi sebagai pengguna akan menjalani asesmen kesehatan untuk menentukan penanganan rehabilitasi. Sementara dua tersangka yang diduga sebagai pengedar akan menjalani proses penyidikan lebih lanjut, termasuk pelacakan asal barang dan jaringan peredaran.

Barang bukti narkotika akan dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan ilmiah guna memperkuat proses hukum. Kepolisian menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba, baik dari sisi pencegahan maupun penegakan hukum. Mereka juga mengajak warga untuk terus aktif melapor jika menemukan indikasi aktivitas ilegal agar lingkungan tetap bebas dari peredaran narkoba.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya