Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pabrik BYD Subang Siap Produksi 150 Ribu Mobil Listrik Tahun Ini

Pabrik BYD di Subang mampu menopang produksi hingga 150.000 mobil listrik per tahun, mendukung ekosistem kendaraan energi baru di Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 14.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pabrik BYD Subang Siap Produksi 150 Ribu Mobil Listrik Tahun Ini
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pabrik manufaktur BYD di Subang, Jawa Barat, telah mencapai kapasitas produksi tahunan sebesar 150.000 unit kendaraan listrik, menandai keberhasilan transformasi industri otomotif nasional menuju mobilitas berkelanjutan. Fasilitas ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan energi baru yang mandiri dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara. Dengan teknologi manufaktur canggih yang diterapkan, pabrik ini tidak hanya mampu memenuhi permintaan domestik, tetapi juga mendukung ekspor ke pasar regional.

Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia terus melaju pesat, meningkat dari 1% pada 2022 menjadi 23% pada Juli 2026. Angka ini mencerminkan adopsi teknologi elektrifikasi yang semakin masif, didorong oleh kebijakan pemerintah dalam percepatan transisi energi. Di tengah dinamika tersebut, BYD memperkuat posisinya sebagai pemain utama dengan pendirian jaringan penjualan dan layanan di lebih dari 100 lokasi di seluruh Indonesia.

Sejak masuk pasar secara resmi pada Januari 2024, BYD Indonesia telah mencatatkan penjualan sebanyak 32.800 unit hingga Juli 2026, dengan pangsa pasar mencapai 35%. Total pengiriman kendaraan energi baru ke konsumen telah melampaui 100.000 unit, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap produk elektrifikasi dari perusahaan tersebut. Ekspansi jaringan ini sekaligus mendukung layanan purna jual yang lebih merata dan responsif.

Pada Mei 2026, BYD meluncurkan teknologi Dual Mode (DM), memberikan alternatif mobilitas hybrid yang memadukan keunggulan kendaraan listrik dan bensin. Teknologi ini melengkapi strategi EV + DM yang dijalankan BYD, memperluas pilihan konsumen sesuai kondisi dan kebutuhan perjalanan. Dalam tiga bulan berturut-turut, model BYD M6 DM menjadi yang paling diminati di segmen Dual Mode, menunjukkan respons positif pasar terhadap inovasi produk.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya