Pelapor TPKS Betrand Peto Diperiksa 23 Pertanyaan di Polda Metro
Polisi memeriksa pelapor dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap Betrand Peto dengan 23 pertanyaan, sementara korban membantah tudingan dan menegaskan keterbukaan dalam proses hukum.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kepolisian Daerah Metro Jaya telah memeriksa perempuan berinisial AW terkait laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) terhadap anak angkat Ruben Onsu, Betrand Peto. Pemeriksaan digelar di ruang Direktorat PPA-PPO pada Senin (14/9), dan berlangsung intensif dengan puluhan pertanyaan yang ditujukan kepada pelapor maupun terlapor. Salah satu poin utama yang diungkap adalah kronologi perjalanan korban dari lokasi keberangkatan hingga ke tempat kejadian perkara, yang diduga terjadi di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Kuasa hukum pelapor, Deki Patria Nasution, menyebut bahwa pemeriksaan melibatkan 23 pertanyaan yang ditujukan secara spesifik terhadap pelapor. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung ke penyidik, meski tidak memaparkan rinciannya secara terbuka. Selain itu, dua saksi telah diperiksa dalam kasus ini, dan proses penyelidikan akan terus dikembangkan melalui pemeriksaan saksi lain serta pengumpulan alat bukti tambahan.
Di sisi lain, Betrand Peto secara tegas membantah semua tuduhan yang dilayangkan terhadap dirinya. Dalam konferensi pers yang digelar pada hari yang sama, ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak mencerminkan realitas yang sebenarnya. Ia menegaskan tidak pernah melakukan tindakan seksual terhadap siapa pun, terlebih terhadap seorang perempuan yang baru dikenal. “Saya tidak melakukan hal yang dituduhkan. Ini tidak benar sama sekali,” ujarnya.
Betrand menegaskan komitmennya untuk tetap kooperatif dalam proses hukum yang sedang berjalan. Ia menegaskan tidak akan menutupi atau memanipulasi fakta apa pun, sekaligus menekankan pentingnya menjaga nama baik dirinya sendiri serta orang tua angkatnya, Ruben Onsu. Ia menyampaikan keheranan terhadap tudingan yang datang dari seseorang yang baru dikenal, menilai tindakan seperti itu tidak masuk akal dalam konteks hubungan yang belum terjalin secara personal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Suap di BPN Bogor
Operasi tangkap tangan KPK di BPN Kabupaten Bogor mengamankan 17 orang, termasuk pejabat tinggi dan politikus, terkait dugaan suap pengurusan HGB dengan nilai ratusan miliar rupiah.
15 September 2026

Suahasil Dorong Penegakan Hukum Rokok Ilegal Pasca Pelantikan
Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara, tegaskan komitmen pemerintah lanjutkan penindakan rokok ilegal dengan perkuat sinergi bersama Bea Cukai.
15 September 2026
KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Terkait Pengurusan HGB di Jabodetabek
Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan 17 orang dalam operasi tangkap tangan terkait praktik korupsi pengurusan hak guna bangunan di wilayah Jabodetabek.
15 September 2026
KPK Amankan Ratusan Miliar dalam OTT Terhadap Pejabat ATR/BPN
Operasi tangkap tangan KPK terhadap pejabat Dirjen ATR/BPN mengamankan uang tunai senilai ratusan miliar dalam 20 koper, diduga terkait praktik korupsi dalam pengelolaan tanah.
15 September 2026
Berita Lainnya

Aira EV Belum Mampu Geser Atto 1 di Pasar Mobil Listrik Agustus 2026
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

Menteri Keuangan Baru Punya Kekayaan Rp138,1 Miliar, Mobil Termahal Rp518 Juta
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

iPhone Duo Diluncurkan dengan Harga Rp34,9 Juta, Tantangan Pasar Lipat Dimulai
Selasa, 15 September 2026, 11.38 WITA

AI Bisa Lepas Kendali dalam 12 Bulan, Ahli Minta Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA

China Anggap Seruan Perlambatan AI dari AS Hanya Gertakan
Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA

RUU Keuangan Negara Dibahas, Pakar Soroti Optimalisasi PNBP
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Mei Ling Pimpin LMAN, Tekankan Inovasi dan Tata Kelola Berkualitas
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan RI
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA


