Suahasil Dorong Penegakan Hukum Rokok Ilegal Pasca Pelantikan
Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara, tegaskan komitmen pemerintah lanjutkan penindakan rokok ilegal dengan perkuat sinergi bersama Bea Cukai.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Suahasil Nazara, menegaskan bahwa pemberantasan rokok ilegal akan menjadi prioritas utama dalam perjalanan jabatannya pasca pelantikan sebagai pengganti Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menyampaikan komitmen tersebut dalam kunjungan pertamanya ke kantor Kementerian Keuangan, di mana ia langsung menyampaikan arahan kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai.
Dalam kesempatan itu, Suahasil menyoroti pentingnya sinergi antarlembaga dalam menekan peredaran produk tembakau ilegal yang merugikan negara. Ia menegaskan bahwa upaya penegakan hukum harus terus diperkuat, terutama melalui pendekatan tegas dan terintegrasi. “Pak Djaka, gempur terus,” ujarnya dengan tegas, mengacu pada Direktur Jenderal Bea dan Cukai yang hadir dalam seremoni tersebut.
Djaka Budhi Utama yang ditunjuk sebagai pemimpin DJBC menanggapi arahan tersebut dengan menyatakan kesiapan penuh untuk melanjutkan program penindakan. Ia menegaskan bahwa kapasitas penanganan kasus ilegal telah meningkat secara signifikan, khususnya dalam deteksi dan penyitaan rokok tanpa izin edar. Ia menyebut bahwa kerja sama lintas satuan tugas dan pemantauan rutin telah membuat operasi semakin efektif.
Suahasil juga menekankan bahwa fokus penindakan tidak hanya terbatas pada rokok ilegal, melainkan mencakup berbagai bentuk aktivitas ilegal lain yang merugikan keuangan negara. Ia menekankan perlunya pendekatan menyeluruh dan berkelanjutan dalam menghadapi pelanggaran yang merusak sistem fiskal. Dengan komitmen ini, pemerintah menargetkan penurunan drastis jumlah rokok ilegal dalam waktu dekat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Suap di BPN Bogor
Operasi tangkap tangan KPK di BPN Kabupaten Bogor mengamankan 17 orang, termasuk pejabat tinggi dan politikus, terkait dugaan suap pengurusan HGB dengan nilai ratusan miliar rupiah.
15 September 2026

Pelapor TPKS Betrand Peto Diperiksa 23 Pertanyaan di Polda Metro
Polisi memeriksa pelapor dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap Betrand Peto dengan 23 pertanyaan, sementara korban membantah tudingan dan menegaskan keterbukaan dalam proses hukum.
15 September 2026
KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Terkait Pengurusan HGB di Jabodetabek
Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan 17 orang dalam operasi tangkap tangan terkait praktik korupsi pengurusan hak guna bangunan di wilayah Jabodetabek.
15 September 2026
KPK Amankan Ratusan Miliar dalam OTT Terhadap Pejabat ATR/BPN
Operasi tangkap tangan KPK terhadap pejabat Dirjen ATR/BPN mengamankan uang tunai senilai ratusan miliar dalam 20 koper, diduga terkait praktik korupsi dalam pengelolaan tanah.
15 September 2026
Berita Lainnya

Aira EV Belum Mampu Geser Atto 1 di Pasar Mobil Listrik Agustus 2026
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

Menteri Keuangan Baru Punya Kekayaan Rp138,1 Miliar, Mobil Termahal Rp518 Juta
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

iPhone Duo Diluncurkan dengan Harga Rp34,9 Juta, Tantangan Pasar Lipat Dimulai
Selasa, 15 September 2026, 11.38 WITA

AI Bisa Lepas Kendali dalam 12 Bulan, Ahli Minta Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA

China Anggap Seruan Perlambatan AI dari AS Hanya Gertakan
Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA

RUU Keuangan Negara Dibahas, Pakar Soroti Optimalisasi PNBP
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Mei Ling Pimpin LMAN, Tekankan Inovasi dan Tata Kelola Berkualitas
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan RI
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA


