Pelatihan Minuman Kekinian Dorong Kemandirian Ekonomi Karyawan Pabrik Rokok
Pemkot Malang berikan pelatihan pembuatan minuman kekinian kepada karyawan industri hasil tembakau untuk memperluas peluang usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 03.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Malang meluncurkan program pelatihan pembuatan minuman kekinian bagi karyawan pabrik rokok sebagai langkah strategis dalam memperkuat keterampilan alternatif. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan praktis dan dasar pengelolaan produk, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan usaha mandiri. Fokus pelatihan mencakup teknik pembuatan berbagai jenis minuman modern, termasuk aspek higiene dan sanitasi dalam proses produksi.
Kegiatan ini dipandang relevan mengingat dinamika pasar di Malang yang didukung oleh keberadaan perguruan tinggi, komunitas pelajar, masyarakat urban, serta aktivitas pariwisata yang tinggi. Minuman kekinian dinilai memiliki potensi pasar yang luas, sehingga keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan secara nyata untuk menciptakan peluang usaha skala rumahan. Produk seperti kopi, teh, susu, dan olahan buah menjadi pilihan utama yang dapat dikembangkan sesuai selera konsumen lokal.
Selain aspek teknis, peserta juga diajarkan pentingnya konsistensi kualitas, kebersihan, inovasi produk, serta pengemasan yang menarik. Kemampuan membaca tren pasar dan kebutuhan konsumen menjadi bagian integral dari pelatihan agar produk yang dihasilkan mampu bersaing di tengah persaingan ketat. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan menegaskan bahwa tujuan utama bukan hanya transfer keterampilan, tetapi juga memastikan bahwa peserta mampu mengembangkan keterampilan tersebut menjadi usaha berkelanjutan.
Sebelum mengikuti pelatihan, para peserta telah menerima bantuan alat usaha, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transformasi ekonomi karyawan IHT. Program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan sumber daya manusia. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga menjadi fondasi bagi kemandirian ekonomi yang lebih luas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Minuman Bantu Legakan Tenggorokan Usai Terpapar Abu Vulkanik
Konsumsi air putih, air hangat, dan minuman alami seperti jahe madu dapat meredakan iritasi tenggorokan akibat paparan abu vulkanik, meski tak mampu membersihkan partikel dari paru-paru.
8 September 2026

Pemerintah Tunda Penerapan Cukai Minuman Berpemanis
Pemerintah belum mengeksekusi cukai minuman berpemanis dalam kemasan meski target pendapatan Rp7,6 triliun ditetapkan untuk APBN 2026.
7 September 2026

Pertamina Ajak Masyarakat Berbagi Makanan di Hari Pelanggan
Pertamina Patra Niaga bagikan 8.100 porsi makanan gratis di delapan kota, melalui kegiatan memasak bersama dan berbagi di SPBU serta lembaga sosial.
7 September 2026

Jakarta Dukung Jadi Pusat Industri Kopi Nasional
Gubernur DKI Jakarta menegaskan komitmen memperkuat Jakarta sebagai pusat ekosistem kopi nasional melalui dukungan infrastruktur, kolaborasi, dan perhelatan internasional sebelum 2030.
5 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


