Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pelatihan Minuman Kekinian Dorong Kemandirian Ekonomi Karyawan Pabrik Rokok

Pemkot Malang berikan pelatihan pembuatan minuman kekinian kepada karyawan industri hasil tembakau untuk memperluas peluang usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 03.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pelatihan Minuman Kekinian Dorong Kemandirian Ekonomi Karyawan Pabrik Rokok
Foto: Tempo

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Malang meluncurkan program pelatihan pembuatan minuman kekinian bagi karyawan pabrik rokok sebagai langkah strategis dalam memperkuat keterampilan alternatif. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan praktis dan dasar pengelolaan produk, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan usaha mandiri. Fokus pelatihan mencakup teknik pembuatan berbagai jenis minuman modern, termasuk aspek higiene dan sanitasi dalam proses produksi.

Kegiatan ini dipandang relevan mengingat dinamika pasar di Malang yang didukung oleh keberadaan perguruan tinggi, komunitas pelajar, masyarakat urban, serta aktivitas pariwisata yang tinggi. Minuman kekinian dinilai memiliki potensi pasar yang luas, sehingga keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan secara nyata untuk menciptakan peluang usaha skala rumahan. Produk seperti kopi, teh, susu, dan olahan buah menjadi pilihan utama yang dapat dikembangkan sesuai selera konsumen lokal.

Selain aspek teknis, peserta juga diajarkan pentingnya konsistensi kualitas, kebersihan, inovasi produk, serta pengemasan yang menarik. Kemampuan membaca tren pasar dan kebutuhan konsumen menjadi bagian integral dari pelatihan agar produk yang dihasilkan mampu bersaing di tengah persaingan ketat. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan menegaskan bahwa tujuan utama bukan hanya transfer keterampilan, tetapi juga memastikan bahwa peserta mampu mengembangkan keterampilan tersebut menjadi usaha berkelanjutan.

Sebelum mengikuti pelatihan, para peserta telah menerima bantuan alat usaha, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transformasi ekonomi karyawan IHT. Program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan sumber daya manusia. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga menjadi fondasi bagi kemandirian ekonomi yang lebih luas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya