Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pelindo Sinergi Lokaseva Perluas Program Cegah Stunting di Jakarta Utara

PT Pelindo Sinergi Lokaseva memperluas program Pelita 2026 dengan fokus pada pencegahan stunting melalui intervensi gizi, edukasi keluarga, dan pendampingan kesehatan bagi 85 orang di Rawa Badak Utara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 19.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pelindo Sinergi Lokaseva Perluas Program Cegah Stunting di Jakarta Utara
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) melanjutkan komitmennya dalam penanganan stunting dengan memperluas cakupan Program Pelita 2026 di Kelurahan Rawa Badak Utara, Jakarta Utara. Program ini menjangkau 30 anak yang mengalami stunting, 30 orang tua atau wali, serta 25 ibu hamil, dengan pendekatan holistik yang mencakup pemberian makanan tambahan bergizi, pemantauan tumbuh kembang, dan pelatihan pemanfaatan bahan pangan lokal secara ekonomis.

Intervensi dilakukan melalui kolaborasi lintas entitas Pelindo Group, menekankan pentingnya pendekatan berkelanjutan dalam pencegahan stunting. Program ini tidak hanya menargetkan anak, tetapi juga melibatkan keluarga sebagai mitra utama dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak sejak dini. Fokus utama diberikan pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan, yang dianggap krusial bagi perkembangan fisik dan kognitif anak.

Dalam pelaksanaannya, 30 anak menerima makanan tambahan berkualitas dan pemantauan rutin terhadap pertumbuhan mereka. Sementara itu, orang tua atau wali dilibatkan dalam edukasi pola asuh sehat dan pelatihan memasak makanan bergizi dari bahan lokal, dengan tujuan menciptakan kebiasaan makan yang berkelanjutan. Para ibu hamil juga mendapatkan dukungan berupa suplemen vitamin untuk menjamin nutrisi optimal selama kehamilan.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PSL, Dewi Fitriyani, menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan anak, melainkan juga tantangan strategis bagi masa depan bangsa. Ia menekankan bahwa pencegahan stunting harus dilakukan secara menyeluruh, dengan melibatkan keluarga dan meningkatkan kapasitas mereka dalam menjaga kesehatan anak. Program ini diharapkan mampu mendukung upaya nasional menurunkan angka stunting dan membangun SDM unggul.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya