Pembicaraan Rahasia Israel dengan Hamas Terungkap
Mantan perwira intelijen Israel mengungkapkan adanya komunikasi langsung dengan pejabat Hamas pada 2024 untuk memfasilitasi pembebasan sandera dan bantuan kemanusiaan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Seorang mantan perwira intelijen Israel mengungkapkan secara terbuka bahwa pada tahun 2024, ia secara langsung menjalin komunikasi dengan pejabat senior Hamas, Ghazi Hamad, melalui saluran rahasia yang telah disetujui oleh pihak politik tingkat tinggi. Pertemuan ini dilakukan saat operasi militer Israel terus berlangsung di Gaza, dengan tujuan utama mencari jalan keluar atas krisis sandera yang melibatkan puluhan warga Israel yang masih ditahan.
Dalam wawancara, ia menjelaskan bahwa pembicaraan tersebut berfokus pada upaya menciptakan kesepakatan untuk membebaskan sandera, baik yang masih hidup maupun yang gugur, sebagai bagian dari pakta pertukaran yang mencakup peningkatan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan pembebasan lebih dari 1.000 tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel. Kesepakatan ini direncanakan akan berjalan dalam tiga tahap, dengan fase kedua dan ketiga mencakup pembebasan semua sandera, penghentian konflik, serta penarikan lengkap pasukan Israel dari Jalur Gaza.
Namun, kesepakatan tersebut gagal berjalan setelah Israel melanjutkan serangan militer ke Gaza, yang menghancurkan kerangka negosiasi yang telah dibangun. Meskipun demikian, pada Oktober 2024, sebuah gencatan senjata baru berhasil dicapai dengan dukungan Amerika Serikat, yang menjadi titik terang setelah serangkaian upaya diplomasi yang terhambat.
Adi Rotem menekankan bahwa keputusan untuk mendekati Hamad didasarkan pada pengalaman masa lalu, termasuk peran pentingnya dalam kesepakatan Shalit tahun 2011. Ia menyebut Hamad sebagai tokoh yang memiliki akses luas ke struktur kepemimpinan Hamas dan memiliki kapasitas strategis, meskipun menyadari bahwa ia adalah lawan dalam konflik. Menurutnya, ada elemen fungsional yang memungkinkan dialog meski di tengah perang.
Pertemuan pertama dilatarbelakangi oleh penangkapan enam sandera oleh Hamas pada Agustus 2024, termasuk Hersh Goldberg-Polin dan Ori Danino, yang memicu upaya intensif untuk menyelesaikan krisis. Ia mengungkapkan bahwa selama musim panas 2024, negosiasi terus berjalan tanpa hasil konkret, meskipun telah ada kesepakatan sebelumnya untuk pembebasan sandera perempuan dan anak-anak pada akhir 2023. Dalam percakapan dengan Hamad, ia menyampaikan pesan yang tegas: “Kita adalah musuh dalam masa perang, dan akan tetap menjadi musuh, tetapi saat ini kita memiliki tugas bersama untuk menyelesaikan masalah ini secara fungsional.”
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

