Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemegang Saham Baru Borong 187 Juta Lembar MAPI Rp285,5 Miliar

Samudra (Investment) Pte Ltd menambah kepemilikan saham MAPI senilai Rp285,5 miliar dalam transaksi pasar negosiasi pada 9 Oktober 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 145x dibuka
Pemegang Saham Baru Borong 187 Juta Lembar MAPI Rp285,5 Miliar📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan investasi asal Singapura, Samudra (Investment) Pte Ltd, melakukan pembelian besar-besaran saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan jumlah 187 juta lembar saham pada 9 Oktober 2026. Transaksi ini dilakukan melalui pasar negosiasi dengan harga rata-rata Rp1.523 per saham, menghasilkan nilai total sebesar Rp285,5 miliar. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Samudra di MAPI naik menjadi 31,13%, menunjukkan kenaikan signifikan dalam posisi kepemilikan saham.

Pembelian ini menjadi perhatian pasar setelah sebelumnya saham MAPI juga mencatatkan aktivitas besar pada sesi perdagangan pertama, 29 Juli 2026, saat terjadi transaksi jumbo melalui mekanisme negosiasi. Pada waktu itu, volume transaksi mencapai lebih dari 6 miliar lot dengan nilai total sekitar Rp9,32 triliun, dengan harga rata-rata mencapai Rp1.550 per saham. Aktivitas tersebut mengindikasikan minat besar dari pelaku pasar terhadap saham MAPI dalam periode tersebut.

Berdasarkan data Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek hingga akhir Juni 2026, Pacific Universal Investments tetap menjadi pengendali utama MAPI dengan kepemilikan saham sebesar 51% atau setara 8,466 miliar lembar saham. Perusahaan investasi holding berbasis Singapura ini sebelumnya mengakuisisi saham MAPI senilai Rp11,8 triliun pada Mei 2026 dengan harga Rp1.395 per saham. Akuisisi tersebut menggantikan posisi sebelumnya yang dikuasai oleh PT Satya Mulia Gema Gemilang sebagai pengendali utama.

Kenaikan kepemilikan oleh Samudra (Investment) Pte Ltd menunjukkan dinamika kepemilikan yang terus berubah, meskipun Pacific Universal tetap menjadi pemegang saham dominan. Perubahan ini menarik perhatian investor dan analis pasar karena menandakan potensi perubahan strategi atau rencana bisnis jangka panjang MAPI, terlepas dari perubahan kepemilikan yang terjadi secara internal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya