Pemerintah Buka Penawaran Sukuk Wakaf Ritel Seri SWR007 Mulai Besok
Pemerintah resmi membuka penawaran Sukuk Wakaf Ritel seri SWR007 mulai 4 September 2026 untuk mendukung pemanfaatan dana wakaf secara produktif dan berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 18.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah akan membuka masa penawaran Sukuk Wakaf Ritel seri SWR007 mulai Jumat, 4 September 2026 pukul 09.00 WIB, dengan penutupan pada 21 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB. Instrumen ini merupakan bagian dari program Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel, yang menggabungkan prinsip syariah dengan keberlanjutan sosial. SWR007 diterbitkan sebagai surat berharga negara tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, dan memiliki tenor dua tahun dengan jatuh tempo pada 10 Oktober 2028.
Dana yang dihimpun melalui investasi ini akan dikelola sesuai prinsip syariah dan telah mendapatkan persetujuan resmi dari Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Setiap investor dapat memulai pembelian mulai dari Rp1 juta per unit dengan nilai nominal par, tanpa diskon, serta imbalan tetap mengambang sebesar 6,70% per tahun yang dihitung berdasarkan suku bunga acuan BI Rate, dengan batas bawah (floor) terjamin. Pembayaran imbalan pertama dilakukan pada 10 November 2026, kemudian tiap tanggal 10 bulanan, dengan penyesuaian jika jatuh pada hari libur.
Yang membedakan SWR007 dari instrumen investasi syariah lainnya adalah mekanisme penyaluran imbalan. Seluruh imbalan yang diterima tidak dikembalikan kepada investor, melainkan disalurkan secara langsung kepada Nazhir—pengelola wakaf—yang ditunjuk oleh Lembaga Keuangan Syariah-Penerima Wakaf Uang (LKSPWU). Dana tersebut kemudian digunakan untuk program sosial seperti pembangunan klinik gratis, asrama santri, solarisasi masjid, dan pendidikan keagamaan, dengan pengawasan ketat dari Badan Wakaf Indonesia (BWI).
Enam lembaga telah ditunjuk sebagai Nazhir, masing-masing bekerja sama dengan bank syariah mitra. Di antaranya adalah Badan Wakaf Indonesia bersama Bank Mega Syariah untuk program pangan berkelanjutan, Baitulmaal Muamalat bekerja sama dengan Bank Muamalat Indonesia untuk pembangunan pusat pembelajaran Al-Qur’an, serta Yayasan Dompet Dhuafa Republika yang bekerja sama dengan Bank CIMB Niaga untuk membangun asrama santri dan panel surya di pesantren. Semua program dilaporkan secara berkala kepada BWI, Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, dan investor sebagai bentuk akuntabilitas.
Investor dapat membeli SWR007 baik secara daring maupun luring. Melalui sistem online, proses meliputi registrasi di platform mitra distribusi, pemesanan, pembayaran melalui berbagai kanal perbankan, dan penerimaan bukti kepemilikan. Untuk pembelian langsung, calon investor datang ke kantor mitra distribusi, mengisi formulir ikrar wakaf dan pemesanan, menyetorkan dana, lalu menerima sertifikat wakaf uang. Enam bank telah ditunjuk sebagai mitra distribusi resmi, termasuk Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat, Bank Mega Syariah, Bank KB Bukopin Syariah, Bank CIMB Niaga UUS, dan Bank Permata UUS.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Ekonomi, Pemerintah Diminta Segera Respons
Erupsi Anak Krakatau picu gangguan transportasi hingga 2.961 penerbangan dibatalkan, berdampak pada pariwisata, logistik, dan pendapatan masyarakat, perlu respons terkoordinasi dari pemerintah.
9 September 2026

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


