Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Dorong Akuakultur Skala Besar di Waingapu

Pemerintah mempercepat pembangunan budidaya udang di Waingapu, NTT, dengan target produksi 52.000 ton pada 2027, menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 7.000 warga lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 12.26 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 81x dibuka
Pemerintah Dorong Akuakultur Skala Besar di Waingapu📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kini mengalihkan fokus pengembangan sektor perikanan dari penangkapan tradisional menuju budidaya berkelanjutan melalui program akuakultur skala besar. Langkah strategis ini merupakan respons atas arahan Presiden RI untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan memperbesar kontribusi sektor kelautan terhadap ekonomi daerah. Menteri Kelautan dan Perikanan menyatakan bahwa transformasi ini bukan sekadar upaya produksi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi lokal di kawasan terpencil yang selama puluhan tahun minim akses pembangunan.

Salah satu proyek utama dalam agenda tersebut adalah pembangunan fasilitas budidaya udang di Waingapu, Nusa Tenggara Timur. Proyek ini dirancang selesai pada akhir tahun 2027 dan dijadwalkan diresmikan oleh presiden. Dengan kapasitas produksi mencapai 52.000 ton per tahun, fasilitas ini diharapkan menjadi pusat industri hulu-hilir yang mampu menopang ketahanan protein nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen pemerintah terhadap pemberdayaan masyarakat setempat menjadi fokus utama dalam pelaksanaan proyek. Dari total kebutuhan tenaga kerja sekitar 7.000 orang, lebih dari 3.000 di antaranya berasal dari warga lokal. Inisiatif ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menumbuhkan keterampilan dan kapasitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Forum Agrifood 2026 yang diselenggarakan di Jakarta menjadi wadah diskusi lintas sektor untuk merancang strategi penguatan sistem pangan nasional. Dalam forum tersebut, para pemangku kepentingan, termasuk menteri, pejabat pemerintah, dan pimpinan BUMN, membahas berbagai pendekatan untuk mencapai swasembada protein serta meningkatkan daya saing produk pangan Indonesia di pasar global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya