Pemerintah Evaluasi Anggaran Pendidikan Sebelum Rancang Program Gratis
Pemerintah tengah menyusun desain besar pendidikan nasional dengan mengevaluasi penggunaan anggaran Rp824 triliun per tahun sebelum menentukan kebutuhan dana untuk pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 12.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kini memperkuat pendekatan sistemik terhadap pengelolaan anggaran pendidikan nasional, dengan fokus pada evaluasi menyeluruh terhadap alokasi dana sekitar Rp824 triliun per tahun. Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menyusun grand design pendidikan yang komprehensif, sebelum mengambil kebijakan besar seperti pendidikan gratis di semua jenjang.
Pendekatan tersebut mencakup pemetaan distribusi anggaran antara pemerintah pusat dan daerah, serta analisis terhadap efektivitas program yang sudah berjalan, termasuk Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, dan pendidikan terintegrasi. Suahasil menekankan pentingnya memahami hasil nyata dari pengeluaran pendidikan, seperti tingkat partisipasi kasar, partisipasi murni, dan performa Indonesia dalam ujian internasional seperti PISA.
Ia menyoroti bahwa angka-angka tersebut menjadi dasar utama dalam menilai kualitas dan efisiensi sistem pendidikan saat ini. “Kita harus tahu apakah uang sebesar itu menghasilkan output yang sepadan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta. Evaluasi juga akan mempertimbangkan ekosistem pendidikan yang telah dibentuk, termasuk program beasiswa LPDP, untuk memastikan integrasi dan sinergi antarprogram.
Hingga saat ini, pemerintah belum menentukan besaran anggaran khusus untuk program pendidikan gratis. Namun, Suahasil menegaskan bahwa proses penyusunan desain sedang berlangsung secara intensif dan akan disampaikan kepada publik secara transparan. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan dalam sektor pendidikan memberikan manfaat optimal bagi seluruh masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pajak dan Retribusi Digital Capai Rp165 Triliun di 2026
Peningkatan signifikan dalam sistem pembayaran nontunai pajak dan retribusi daerah mencapai Rp165 triliun pada 2026, didorong digitalisasi ekosistem pemerintahan di 518 dari 546 kabupaten/kota.
25 September 2026

Solusi Tidak Terima OTP Saat Daftar NPWP Online
Masyarakat yang gagal terima OTP saat daftar NPWP lewat Coretax bisa gunakan langkah teknis dan alternatif layanan langsung untuk kelancaran proses verifikasi.
25 September 2026

Gubernur BI: Rekrutmen 160 Ribu, Hanya 150 yang Diterima
Dari 160 ribu pelamar, BI hanya menerima kurang dari 150 orang, menunjukkan ketimpangan antara minat melamar dan ketersediaan talenta teknologi di Indonesia.
25 September 2026

Bank Mega Perluas Akses Pembayaran Digital Internasional
Bank Mega resmi jadi first mover dukung QRIS Cross Border dan KKI lewat aplikasi M-Smile, memperluas transaksi digital lintas negara bagi nasabah.
25 September 2026
Berita Lainnya

Indonesia Bisa Manfaatkan Jeda Pengembangan AI Global
Jumat, 25 September 2026, 12.09 WITA

Google Uji Chip AI di Orbit untuk Proyek Pusat Data Luar Angkasa
Jumat, 25 September 2026, 12.09 WITA

Netanyahu Bawa Starlink ke PBB, Tegaskan Kebebasan Internet
Jumat, 25 September 2026, 12.09 WITA

Danantara Perkuat Kolaborasi Mineral Strategis dengan CITIC Group
Jumat, 25 September 2026, 12.08 WITA

RAPBN 2027 Siap Disahkan Akhir September
Jumat, 25 September 2026, 12.08 WITA

RI Bisa Ubah Batu Bara Jadi Bensin, Ini Teknologinya
Jumat, 25 September 2026, 12.08 WITA

Data Akurat Kunci Efektivitas Subsidi BBM
Jumat, 25 September 2026, 12.07 WITA

Delegasi PBB Tinggalkan Sidang Saat Netanyahu Berpidato
Jumat, 25 September 2026, 12.06 WITA

