Rupiah Melemah ke Rp17.936 Jelang Akhir Pekan
Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp17.936 per dolar AS pada perdagangan Jumat pagi, melemah 0,11 persen dibandingkan sebelumnya, dipengaruhi tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi AS dan prospek kenaikan suku bunga The Fed.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah menguatkan posisi melemah pada perdagangan Jumat pagi, berada di level Rp17.936 per dolar AS, turun 20 poin atau 0,11 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pergerakan ini terjadi di tengah fluktuasi mata uang Asia yang beragam, dengan sejumlah negara melihat penguatan, seperti peso Filipina, ringgit Malaysia, dan won Korea Selatan. Sementara itu, yuan China serta dolar Hong Kong mengalami penurunan tipis terhadap dolar AS.
Di pasar global, mata uang utama negara maju menunjukkan pergerakan bervariasi. Dolar Australia sedikit menguat, poundsterling Inggris stagnan, sementara euro Eropa, dolar Kanada, dan franc Swiss mengalami depresiasi ringan. Tekanan terhadap rupiah muncul dari kenaikan indeks dolar AS dan tren kenaikan imbal hasil obligasi negara Amerika Serikat, yang dipicu oleh sinyal hawkish dari pejabat The Federal Reserve dalam pidato terbaru.
Analis DOO Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah masih berpotensi melemah dalam perdagangan hari ini. Ia menilai tekanan dari prospek kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober akan menjadi faktor dominan. Namun, ada harapan yang bisa menahan pelemahan lebih dalam, terutama jika terjadi kemajuan dalam negosiasi AS-Iran dan harga minyak mentah dunia turun pada sesi pagi.
Lukman memperkirakan pergerakan rupiah pada hari ini berada dalam rentang Rp17.850 hingga Rp18.000 per dolar AS. Dengan kondisi tersebut, volatilitas mata uang lokal diprediksi tetap tinggi, terutama jika sentimen global terus berubah akibat perkembangan ekonomi makro AS dan dinamika pasar komoditas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pajak dan Retribusi Digital Capai Rp165 Triliun di 2026
Peningkatan signifikan dalam sistem pembayaran nontunai pajak dan retribusi daerah mencapai Rp165 triliun pada 2026, didorong digitalisasi ekosistem pemerintahan di 518 dari 546 kabupaten/kota.
25 September 2026

Solusi Tidak Terima OTP Saat Daftar NPWP Online
Masyarakat yang gagal terima OTP saat daftar NPWP lewat Coretax bisa gunakan langkah teknis dan alternatif layanan langsung untuk kelancaran proses verifikasi.
25 September 2026

Gubernur BI: Rekrutmen 160 Ribu, Hanya 150 yang Diterima
Dari 160 ribu pelamar, BI hanya menerima kurang dari 150 orang, menunjukkan ketimpangan antara minat melamar dan ketersediaan talenta teknologi di Indonesia.
25 September 2026

Bank Mega Perluas Akses Pembayaran Digital Internasional
Bank Mega resmi jadi first mover dukung QRIS Cross Border dan KKI lewat aplikasi M-Smile, memperluas transaksi digital lintas negara bagi nasabah.
25 September 2026
Berita Lainnya

Indonesia Bisa Manfaatkan Jeda Pengembangan AI Global
Jumat, 25 September 2026, 12.09 WITA

Google Uji Chip AI di Orbit untuk Proyek Pusat Data Luar Angkasa
Jumat, 25 September 2026, 12.09 WITA

Netanyahu Bawa Starlink ke PBB, Tegaskan Kebebasan Internet
Jumat, 25 September 2026, 12.09 WITA

Danantara Perkuat Kolaborasi Mineral Strategis dengan CITIC Group
Jumat, 25 September 2026, 12.08 WITA

RAPBN 2027 Siap Disahkan Akhir September
Jumat, 25 September 2026, 12.08 WITA

RI Bisa Ubah Batu Bara Jadi Bensin, Ini Teknologinya
Jumat, 25 September 2026, 12.08 WITA

Data Akurat Kunci Efektivitas Subsidi BBM
Jumat, 25 September 2026, 12.07 WITA

Delegasi PBB Tinggalkan Sidang Saat Netanyahu Berpidato
Jumat, 25 September 2026, 12.06 WITA

