Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Perkuat Ekonomi Melalui SDM, Pariwisata, dan UMKM

Pemerintah mempercepat transformasi ekonomi dengan fokus pada pelatihan SDM, pengembangan pariwisata, dan ekspansi KUR untuk tingkatkan daya saing dan kesejahteraan nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
Pemerintah Perkuat Ekonomi Melalui SDM, Pariwisata, dan UMKM📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekonomi berkelanjutan melalui tiga pilar utama: peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan sektor pariwisata, dan perluasan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah. Langkah strategis ini dirancang untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan nasional dengan memperkuat kapasitas individu dan pelaku usaha di berbagai lini ekonomi.

Program Pemagangan Nasional bagi lulusan perguruan tinggi, yang diluncurkan Oktober 2025, menjadi salah satu instrumen utama dalam menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja. Target awal mencapai 100.000 peserta, program ini diperluas pada tahap II tahun 2026 dengan kuota 150.000 lulusan baru dan alokasi anggaran Rp4,14 triliun. Peserta mendapatkan uang saku setara upah minimum serta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, menanggapi tantangan lulusan baru yang kesulitan mendapatkan pekerjaan karena minim pengalaman kerja.

Di bidang pariwisata, tren positif terus berlanjut dengan capaian 10,58 juta kunjungan wisatawan mancanegara hingga Agustus 2026, meningkat dari 15,39 juta pada 2025. Perjalanan wisatawan nusantara mencapai 842,15 juta, sementara devisa dari sektor ini mencapai USD8,43 miliar pada semester pertama. Pemerintah menekankan pentingnya memanfaatkan pariwisata sebagai sumber devisa besar dan penggerak ekonomi lokal melalui peningkatan kualitas destinasi, konektivitas transportasi, serta penguatan kompetensi SDM di sektor layanan.

Penguatan ekonomi juga ditopang oleh penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah menyerap Rp232,66 triliun hingga 23 September 2026, menjangkau 3,61 juta debitur dan turut menopang keberlangsungan sekitar 10,83 juta tenaga kerja. Program ini tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga menjadi alat untuk mendorong usaha produktif naik kelas. Sinergi antara pelatihan, pengembangan destinasi, dan perluasan akses pembiayaan menjadi fondasi utama untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya