Pemerintah Pertahankan Tarif Listrik Triwulan III-2026
Pemerintah memastikan tarif listrik tetap stabil hingga September 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas ekonomi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah secara resmi menetapkan tidak adanya kenaikan tarif listrik pada periode Triwulan III tahun 2026, yang mencakup bulan Juli hingga September. Keputusan ini diambil meskipun perhitungan berdasarkan formula penyesuaian tarif menunjukkan adanya potensi kenaikan, mengingat fluktuasi nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia, inflasi, serta harga batu bara acuan. Penetapan tarif tetap menjadi langkah strategis untuk menjaga daya beli rumah tangga dan mendukung daya saing sektor industri nasional.
Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar kebijakan sementara, melainkan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan ekonomi makro. Dalam pernyataannya, pemerintah memilih mempertahankan tarif listrik meskipun kondisi ekonomi global menunjukkan tekanan, dengan alasan utama untuk mencegah beban tambahan pada masyarakat, terutama kelompok rentan dan pelaku usaha kecil. Keputusan ini juga memberikan kepastian operasional bagi pelaku ekonomi.
Untuk memastikan ketersediaan listrik tetap terjangkau, pemerintah tetap melanjutkan program subsidi dan kompensasi listrik. Subsidi diberikan secara khusus kepada rumah tangga miskin, sehingga kebutuhan energi dasar dapat dipenuhi tanpa beban finansial berlebihan. Sementara itu, kompensasi diberikan kepada pelanggan non subsidi yang tetap menggunakan listrik meskipun tarif tidak naik sesuai harga keekonomiannya, sebagai bentuk penyeimbangan kebijakan yang adil.
Tarif listrik untuk 13 golongan pelanggan non subsidi tetap berlaku seperti yang telah ditetapkan, dengan rincian mulai dari Rp 997 per kWh untuk pelanggan tegangan tinggi hingga Rp 1.700 per kWh untuk golongan rumah tangga dan pemerintah. Penetapan ini berlaku secara nasional tanpa perubahan, menunjukkan konsistensi kebijakan dalam menjaga akses energi yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah juga mencatat bahwa kenaikan tarif terakhir kali terjadi pada Juli 2022, hanya untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 3.500 VA ke atas serta sektor pemerintah. Sementara itu, golongan lainnya tetap mempertahankan tarif sebelumnya. Dengan tetap menahan kenaikan hingga akhir 2026, pemerintah menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan sosial.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


