Pemerintah Pertimbangkan Insentif Nonfiskal untuk Mobil Hybrid
Menteri Perindustrian usulkan insentif nonfiskal seperti pembebasan ganjil genap dan parkir khusus untuk kendaraan hybrid, PHEV, dan REEV guna dorong elektrifikasi dan hemat BBM.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 36x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Perindustrian kini mengusulkan pemberian insentif nonfiskal bagi kendaraan hybrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), dan range extended electric vehicle (REEV). Langkah ini bertujuan mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan tanpa harus segera mengubah struktur insentif fiskal yang telah berlaku untuk kendaraan listrik berbasis baterai (BEV). Usulan tersebut mencakup kemudahan administrasi, termasuk pembebasan dari aturan ganjil genap di kota-kota besar dan penyediaan fasilitas parkir khusus.
Sarmuji menegaskan bahwa kendaraan hybrid dan turunannya memiliki potensi signifikan dalam mengurangi konsumsi bahan bakar minyak, khususnya BBM bersubsidi. Dengan penggunaan mesin pembakaran internal yang tetap ada, teknologi ini menawarkan transisi bertahap bagi industri otomotif nasional yang belum sepenuhnya siap beralih ke BEV sepenuhnya. Penerapan insentif nonfiskal diharapkan dapat membantu penggunaan kendaraan tersebut secara luas tanpa menimbulkan tekanan berlebihan pada sistem produksi dalam negeri.
Kementerian Perindustrian akan melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk mengevaluasi kelayakan penerapan insentif tersebut. Karena sebagian kebijakan seperti aturan ganjil genap dan fasilitas parkir berada di bawah wewenang daerah, diperlukan konsensus nasional yang menyeluruh. Targetnya, usulan ini segera dibahas dan diputuskan dalam tahun ini agar dapat segera diimplementasikan.
Selain insentif nonfiskal, pemerintah juga akan meninjau kemungkinan pemberian insentif fiskal, seperti keringanan pajak. Namun, Sarmuji menekankan bahwa besaran insentif untuk hybrid, PHEV, dan REEV tidak perlu sama dengan yang diberikan kepada BEV. Fokusnya tetap pada keseimbangan antara pertumbuhan industri, efisiensi energi, dan manfaat sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat serta negara secara luas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mobil Listrik Tabrak Empat Kendaraan, Ojol Alami Patah Kaki di Jakarta Selatan
Sebuah mobil listrik BYD Atto 1 menabrak empat kendaraan dan melindas pengemudi ojol di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, menyebabkan korban mengalami patah kaki dan luka-luka.
24 Oktober 2026
Mobil BYD Tabrak Beruntun, Ojol Alami Patah Kaki di Jaksel
Kecelakaan beruntun melibatkan mobil BYD di Jakarta Selatan menyebabkan seorang ojek online mengalami patah kaki dan dirawat di rumah sakit.
24 Oktober 2026

Motor Boros? Ini 9 Penyebab Utama yang Harus Diperiksa
Konsumsi bensin meningkat tanpa alasan jelas bisa disebabkan oleh faktor teknis maupun perilaku berkendara, perlu pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan akar masalahnya.
24 Oktober 2026

9 Penyebab Motor Injeksi Mati Saat Berhenti
Gangguan pada sistem injeksi dapat membuat motor mati mendadak saat berhenti, terutama di lampu merah atau kemacetan, disebabkan oleh kerusakan komponen atau kebocoran sistem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

