Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Siapkan Ponsel Gratis dengan Rekening Digital untuk Warga

Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis dilengkapi rekening digital kepada seluruh warga negara untuk memperluas akses keuangan dan mempercepat penyaluran bansos secara digital.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
Pemerintah Siapkan Ponsel Gratis dengan Rekening Digital untuk Warga📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah tengah mempersiapkan skema distribusi ponsel gratis yang dilengkapi dengan rekening digital kepada seluruh warga negara, sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan dan mempercepat penyaluran bantuan sosial secara efisien. Rencana ini disampaikan oleh pejabat tinggi pemerintah dalam forum kebijakan di Jakarta, yang menegaskan bahwa seluruh dana bantuan akan disalurkan langsung ke rekening digital yang terintegrasi dengan ponsel tersebut, menggantikan mekanisme penyaluran tunai.

Skema ini bertujuan untuk mengakomodasi sekitar 30 persen penduduk Indonesia yang belum memiliki rekening bank, sekaligus mendorong transformasi ekonomi digital dengan memanfaatkan infrastruktur keuangan yang sudah ada. Pemerintah juga berencana menggratiskan biaya pembukaan rekening sebesar Rp50.000, yang sebelumnya menjadi penghambat bagi masyarakat kurang mampu untuk terlibat dalam sistem perbankan formal.

Dalam pelaksanaannya, dua bank negara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, ditunjuk untuk menyiapkan rekening bagi masyarakat. Kedua institusi akan memanfaatkan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, yang kemudian akan divalidasi melalui sistem pembayaran Bank Indonesia untuk memastikan akurasi dan keamanan transaksi.

Meski rancangan dasar telah disiapkan, detail teknis seperti mekanisme pembagian ponsel, saldo awal rekening, serta tata cara penyaluran bansos melalui platform digital masih dalam tahap finalisasi. Pemerintah berharap skema ini mampu meningkatkan efektivitas distribusi bantuan, meminimalisasi penyalahgunaan, serta mendorong transformasi sistem keuangan nasional menuju lebih inklusif dan transparan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya