Pemerintah Siapkan Ponsel Gratis dengan Rekening Digital untuk Warga
Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis dilengkapi rekening digital kepada seluruh warga negara untuk memperluas akses keuangan dan mempercepat penyaluran bansos secara digital.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Pemerintah tengah mempersiapkan skema distribusi ponsel gratis yang dilengkapi dengan rekening digital kepada seluruh warga negara, sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan dan mempercepat penyaluran bantuan sosial secara efisien. Rencana ini disampaikan oleh pejabat tinggi pemerintah dalam forum kebijakan di Jakarta, yang menegaskan bahwa seluruh dana bantuan akan disalurkan langsung ke rekening digital yang terintegrasi dengan ponsel tersebut, menggantikan mekanisme penyaluran tunai.
Skema ini bertujuan untuk mengakomodasi sekitar 30 persen penduduk Indonesia yang belum memiliki rekening bank, sekaligus mendorong transformasi ekonomi digital dengan memanfaatkan infrastruktur keuangan yang sudah ada. Pemerintah juga berencana menggratiskan biaya pembukaan rekening sebesar Rp50.000, yang sebelumnya menjadi penghambat bagi masyarakat kurang mampu untuk terlibat dalam sistem perbankan formal.
Dalam pelaksanaannya, dua bank negara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, ditunjuk untuk menyiapkan rekening bagi masyarakat. Kedua institusi akan memanfaatkan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, yang kemudian akan divalidasi melalui sistem pembayaran Bank Indonesia untuk memastikan akurasi dan keamanan transaksi.
Meski rancangan dasar telah disiapkan, detail teknis seperti mekanisme pembagian ponsel, saldo awal rekening, serta tata cara penyaluran bansos melalui platform digital masih dalam tahap finalisasi. Pemerintah berharap skema ini mampu meningkatkan efektivitas distribusi bantuan, meminimalisasi penyalahgunaan, serta mendorong transformasi sistem keuangan nasional menuju lebih inklusif dan transparan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Pemerintah menaikkan target setoran PNBP sektor energi dan mineral tahun 2026 menjadi Rp165 triliun, didorong capaian positif hingga September yang sudah mencapai 93,78% dari target sebelumnya.
25 Oktober 2026

Rupiah Terus Melemah di Atas Rp18.000/US$
Rupiah mengalami tekanan berkelanjutan dengan nilai tukar menembus level Rp18.040 per dolar AS, dipicu penguatan greenback dan penurunan persepsi investasi global.
25 Oktober 2026

BRILink Agen Fillio Dorong Inklusi Keuangan di Dumai
Layanan keuangan melalui BRILink Agen Fillio di Dumai berhasil meningkatkan akses transaksi keuangan bagi masyarakat, terutama UMKM dan lansia, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
25 Oktober 2026

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Mantan Presiden AS Barack Obama menyerukan dukungan terhadap Demokrat dalam pemilu sela, menilai pemerintahan Trump telah membawa kekacauan dan kebijakan yang merusak stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA

