Pemerintah Usung Target TKDN 80 Persen untuk Kendaraan Listrik 2030
Pemerintah menetapkan target peningkatan tingkat komponen dalam negeri kendaraan listrik hingga 80 persen pada 2030 sebagai bagian dari strategi memperkuat industri manufaktur nasional.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 13.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kembali menegaskan komitmen memperkuat basis industri dalam negeri melalui penerapan kebijakan peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada sektor kendaraan listrik. Target ambisius ini ditetapkan untuk dicapai pada tahun 2030, dengan peta jalan yang mengatur kenaikan bertahap: 40 persen pada 2026, 60 persen antara 2027 hingga 2029, dan mencapai 80 persen mulai 2030. Langkah ini dirancang untuk menghindari ketergantungan hanya pada perakitan impor dan mendorong tumbuhnya ekosistem industri komponen lokal.
Dalam kesempatan peresmian fasilitas produksi otomotif BYD di Subang, Jawa Barat, Menteri Perindustrian menekankan bahwa kebijakan afirmatif telah mendorong meningkatnya minat investasi. Hingga saat ini, telah tercatat 14 perusahaan yang menanamkan modal di industri kendaraan listrik roda empat, dengan total investasi mencapai Rp24,131 triliun dan kapasitas produksi mencapai 409.860 unit per tahun. Peningkatan ini menjadi indikator kuat terhadap kinerja sektor industri pengolahan nonmigas (IPNM) yang terus menunjukkan daya saing tinggi.
Pada triwulan II 2026, IPNM tumbuh sebesar 5,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sedikit di atas pertumbuhan ekonomi nasional 5,29 persen. Sektor ini menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi dengan kontribusi sebesar 0,97 poin persentase. Nilai ekonomi yang dihasilkan mencapai 16,83 persen dari produk domestik bruto (PDB) nasional, senilai Rp1.102,88 triliun, serta menyumbang 82,03 persen terhadap total ekspor nasional sebesar 115,50 miliar dolar AS hingga Juni 2026.
Di sisi investasi, realisasi capaian IPNM mencapai Rp199,48 triliun pada triwulan II 2026, setara 38,98 persen dari total investasi nasional. Dalam hal ketenagakerjaan, sektor ini menyerap 19,99 juta tenaga kerja, sesuai data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS yang diterbitkan Februari 2026. Kemajuan juga terlihat dari nilai tambah manufaktur (MVA), yang naik dari 265,07 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 275,61 miliar dolar AS pada 2025, menempatkan Indonesia di peringkat ke-12 dunia—naik satu posisi dari tahun sebelumnya.
Dalam kawasan Asia Tenggara, Indonesia unggul sebagai pemimpin nilai tambah manufaktur, dua kali lebih besar dibandingkan Thailand yang berada di posisi kedua. Di tingkat regional Asia, Indonesia menempati posisi kelima, setelah China, Jepang, India, dan Korea Selatan. Upaya peningkatan TKDN bukan sekadar soal kemandirian, tetapi juga strategi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan listrik berbasis baterai yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


