Penerbangan Garuda Kembali ke Jakarta Imbas Asap Karhutla Pontianak
Penerbangan GA500 Garuda Indonesia dari Jakarta ke Pontianak kembali ke Bandara Soekarno-Hatta karena jarak pandang di Bandara Supadio terganggu akibat asap karhutla.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 14.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penerbangan GA500 milik Garuda Indonesia yang seharusnya menerbangkan penumpang dari Jakarta menuju Pontianak terpaksa membatalkan pendaratan di Bandara Supadio pada Rabu (2/9) pagi. Alasannya, jarak pandang di bandara tujuan turun di bawah ambang batas keselamatan penerbangan, yang disebabkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat. Pesawat kemudian kembali ke Bandara Soekarno-Hatta dan mendarat pada pukul 10.13 WIB.
Setelah memantau kondisi cuaca dan visibilitas secara ketat, Garuda Indonesia mengizinkan penerbangan dilanjutkan dari Jakarta pada pukul 12.51 WIB. Pesawat akhirnya tiba dengan selamat di Bandara Supadio Pontianak pada pukul 14.25 WIB. Perusahaan menegaskan bahwa keputusan penyesuaian operasional merupakan bagian dari komitmen terhadap keselamatan penerbangan, dengan koordinasi intensif bersama otoritas penerbangan sipil.
Kondisi serupa terjadi pada lima penerbangan lain yang mengarah ke wilayah Indonesia bagian barat, termasuk rute menuju Palembang, Jambi, dan Pontianak. Salah satunya adalah penerbangan yang kembali ke bandara asal (return to base), sementara lainnya mengalihkan tujuan pendaratan. Jakarta Air Traffic Service Control (JATSC) mencatat jarak pandang di Jakarta masih dalam kisaran aman, yaitu 7.000 hingga 8.000 meter, namun di daerah terdampak seperti Pontianak, jarak pandang turun hingga sekitar 1.000 meter.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan peningkatan titik panas di Kalimantan Barat hingga mencapai 7.377 titik pada Senin (31/8), naik signifikan dari periode sebelumnya. Jumlah fire spot juga meningkat menjadi 72 titik. Di Kalimantan Tengah, meski jumlah hotspot turun menjadi 5.244 titik, fire spot naik menjadi 72 titik, dengan jarak pandang tetap terpantau di bawah satu kilometer.
Pemantauan visibilitas terus dilakukan secara intensif oleh otoritas penerbangan untuk menilai kelayakan pendaratan dan penerbangan. Notam (notice to air missions) dikeluarkan sebagai informasi resmi bagi maskapai mengenai kondisi yang dapat memengaruhi operasional penerbangan. Upaya ini bertujuan menjaga keselamatan, kenyamanan, dan keandalan penerbangan, terlepas dari kondisi cuaca ekstrem akibat bencana kebakaran hutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Program Pengawal Energi 2026 Siap Perkuat Penyaluran BBM di 3.679 SPBU
Pemerintah meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk meningkatkan pengawasan distribusi BBM bersubsidi dan penugasan di seluruh Indonesia melalui penempatan petugas berintegritas.
25 Oktober 2026

Data Center Skala Besar Diminta Mandiri Energi dan Air
Proyek data center besar di Indonesia, terutama yang mendukung kecerdasan buatan, diminta membangun sumber energi dan sistem air mandiri untuk menjaga keseimbangan pasokan nasional.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 digelar malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, menggabungkan seni tradisi dan teknologi modern untuk menarik generasi muda.
25 Oktober 2026

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Pemerintah resmi meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan di 3.679 SPBU melalui pemberdayaan putra-putri daerah.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

