Pengembang Usulkan Subsidi Bunga untuk Hunian Menengah Tanggung
Himperra usulkan subsidi bunga KPR bagi masyarakat berpenghasilan menengah tanggung agar cicilan rumah Rp300 juta turun dari Rp3 juta menjadi Rp2 juta per bulan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 21.11 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 164x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) mengusulkan skema subsidi pembiayaan kredit perumahan bagi kalangan menengah tanggung (MBT), yang memiliki daya beli terbatas namun memiliki kebutuhan hunian berkualitas. Usulan ini menyasar masyarakat yang ingin membeli rumah dalam kisaran harga Rp250 juta hingga Rp500 juta, tetapi terhambat oleh tingginya beban cicilan akibat bunga KPR komersial yang tinggi.
Ketua Umum Himperra, Ari Tri Priyono, menekankan bahwa kelompok MBT, termasuk generasi muda, menginginkan hunian dengan standar lebih baik dibandingkan rumah bersubsidi. Mereka menilai pentingnya akses ke fasilitas publik dan lokasi yang dekat dengan tempat kerja. Dengan harga rumah di rentang tersebut, kebutuhan hunian yang layak bisa terpenuhi, asalkan beban keuangan bisa dikurangi.
Untuk itu, Himperra mengusulkan pemberian subsidi bunga agar tingkat bunga yang dibayar konsumen berada di kisaran 7% per tahun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan fasilitas pembiayaan rumah bersubsidi (FLPP), tetapi tetap jauh lebih terjangkau dibandingkan bunga komersial. Dengan skema ini, cicilan bulanan rumah seharga Rp300 juta yang sebelumnya mencapai Rp3 juta bisa ditekan menjadi Rp2 juta, membuat properti lebih layak dibeli bagi kalangan menengah.
Pengembang juga menilai bahwa kebijakan ini akan membuka peluang pengembangan hunian di kawasan strategis yang sebelumnya sulit dijangkau karena harga tanah yang tinggi. Saat ini, harga tanah matang untuk rumah subsidi berkisar Rp300 ribu per meter persegi, sedangkan pengembang yang menargetkan rumah Rp300–500 juta bisa menjangkau tanah hingga Rp700 ribu per meter persegi. Hal ini memungkinkan pembangunan yang lebih beragam dan menyesuaikan preferensi pasar.
Pendekatan ini diharapkan mendorong peningkatan akses perumahan bagi kelompok menengah tanpa mengorbankan kualitas dan lokasi. Dengan penurunan beban keuangan, lebih banyak calon pembeli yang akan berminat, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti yang inklusif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
OJK imbau masyarakat bijak manfaatkan akses pembiayaan digital dengan tetap mempertimbangkan kemampuan membayar dan pemahaman risiko yang melekat.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, EMA: Tak Ganggu Ketersediaan
Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 juta kaki kubik harian, tetapi otoritas energi Singapura menegaskan ketersediaan pasokan tetap terjaga.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, EMA Jamin Stabilitas Pasokan
Pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD, namun otoritas energi Singapura menegaskan pasokan tetap aman berkat cadangan dan diversifikasi sumber.
25 Oktober 2026

Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Jaga Ketersediaan Dalam Negeri
Pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD mulai 24 Oktober 2026 demi menjamin pasokan energi nasional, khususnya untuk sektor kelistrikan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

GR Garage Ukir Prestasi di Kejurnas ITCR 1200 dan OMR 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

