Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penyelundupan Kokain Cair 3,6 Kg di Bali Masih Didalami

Polisi Bali mengungkap penyelundupan 3,6 kg kokain cair yang disembunyikan dalam produk perawatan tubuh, dengan tersangka warga negara Brasil yang kini ditahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 21.17 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penyelundupan Kokain Cair 3,6 Kg di Bali Masih Didalami📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Petugas kepolisian bersama Bea dan Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis kokain cair di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Selasa (6/10) malam. Perempuan asal Brasil berinisial TCDS, berusia 36 tahun, ditangkap saat melakukan perjalanan internasional setelah petugas menemukan bahan terlarang dalam tujuh botol berisi produk perawatan tubuh dan sampo.

Kokain yang berbentuk cair disimpan secara tersembunyi untuk mengelabui sistem pemeriksaan di bandara. Berat bruto barang bukti yang disita mencapai 3.659,9 gram, atau setara dengan 3,6 kilogram, menurut keterangan resmi dari pihak kepolisian. Penyitaan ini disebut sebagai salah satu kasus terbesar dalam kategori narkotika cair di wilayah Bali dalam beberapa bulan terakhir.

Kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan terhadap jaringan penyelundupan masih berlangsung. Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali kini fokus pada pelacakan pemasok asal dan tujuan akhir pengiriman barang terlarang tersebut. Hingga saat ini, rincian lebih lanjut mengenai keterlibatan pihak-pihak lain belum diungkap secara publik.

Kerja sama antara Polda Bali dan Bea Cukai Ngurah Rai menjadi fondasi utama dalam upaya pencegahan masuknya narkotika melalui jalur penerbangan internasional. Penyitaan ini diharapkan mampu menyelamatkan ribuan jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba yang merusak kesehatan dan keamanan sosial. Tersangka kini menjalani proses hukum di Markas Polda Bali.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya