Perbatasan Jadi Poros Ekonomi, RI-Malaysia Perkuat Kerja Sama
Indonesia dan Malaysia mempererat kolaborasi ekonomi di kawasan perbatasan, khususnya di Pulau Sebatik, melalui dialog terbuka dan rencana pembukaan perdagangan lintas batas mulai 2026.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia dan Malaysia menyepakati langkah strategis untuk mengembangkan kawasan perbatasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Forum Indonesia Border Partnership Coffee Morning di Jakarta menjadi wadah penting dalam memperkuat kerja sama bilateral, dengan fokus pada penguatan konektivitas, perdagangan lintas batas, dan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan. Pertemuan ini menegaskan bahwa perbatasan bukan lagi simbol pemisah, melainkan ruang sinergi ekonomi dan sosial yang saling mendukung.
Menteri Dalam Negeri, selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), menekankan pentingnya membangun perbatasan sebagai 'halaman depan' negara. Ia menegaskan bahwa pembangunan kawasan perbatasan harus mempertimbangkan keberlangsungan aktivitas ekonomi, budaya, dan hubungan sosial yang telah berjalan selama puluhan tahun di antara dua negara. Upaya ini tidak hanya menyangkut kedaulatan, tetapi juga memperkuat interaksi lintas batas yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Pulau Sebatik menjadi fokus utama dalam perbincangan bilateral. Tim khusus dari Indonesia telah bekerja sama dengan pihak Malaysia untuk menyelesaikan sengketa wilayah secara damai dan konstruktif. Proses dialog yang terus berjalan telah mencapai kemajuan signifikan, dengan penyelesaian sejumlah area permasalahan. Kini, fokus lebih diperkuat pada penyelesaian tuntas isu Sebatik untuk memberikan kepastian hukum dan stabilitas ekonomi bagi penduduk setempat.
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia menyambut positif perkembangan kerja sama, khususnya terkait rencana penerapan Border Crossing Agreement (BCA) mulai 17 Juli 2026. Penerapan BCA diharapkan mendorong mobilitas masyarakat secara teratur serta memperkuat perdagangan antara Entikong dan Tebedu. Ia menekankan bahwa masyarakat di kedua sisi perbatasan melihat garis batas sebagai bagian dari kehidupan, bukan sekadar batas administratif, sehingga kebijakan harus mempertimbangkan realitas sosial dan ekonomi yang telah terbangun secara historis.
Dengan komitmen bersama, kedua negara menegaskan bahwa kawasan perbatasan memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi regional. Dengan peningkatan konektivitas dan kepastian hukum, diharapkan aktivitas ekonomi lintas batas dapat berkembang secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempererat hubungan bilateral yang telah lama dibangun.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

AS Setujui Penjualan F-35 ke Arab Saudi, Israel Kecam
Amerika Serikat menyetujui rencana penjualan jet tempur siluman F-35 senilai US$24,3 miliar ke Arab Saudi, memicu protes dari Israel yang khawatir keseimbangan militer Timur Tengah terganggu.
20 September 2026

Gubernur Buka Peluang Investasi Jakarta di Forum U20 Global
Gubernur DKI Jakarta menawarkan 37 proyek pengembangan kota dengan nilai investasi mencapai US$7 miliar dalam sidang pleno U20 di New York.
20 September 2026

Jakarta Tumbuh 5,52% di Tengah Tantangan Global
Gubernur DKI Jakarta menyampaikan pertumbuhan ekonomi 5,52% pada triwulan II 2026 di forum U20 Mayoral Plenary di New York, sekaligus membuka peluang investasi senilai 7 miliar dolar AS melalui 37 proyek pengembangan kota.
20 September 2026

Keselamatan di Laut: Langkah Praktis Saat Kondisi Darurat
Dua insiden kapal hilang kontak di perairan Indonesia menekankan pentingnya kesiapan penumpang dalam situasi darurat laut.
20 September 2026
Berita Lainnya

Kartu Pers Wartawan CNN, MS NOW, dan Politico Dicabut di Gedung Putih
Minggu, 20 September 2026, 23.14 WITA
Ratusan Ribu Siswa Gaza Hadapi Tahun Ajaran Baru di Tengah Runtuhnya Infrastruktur Pendidikan
Minggu, 20 September 2026, 23.13 WITA

Polisi Johor Gagalkan Sindikat Narkoba, Tangkap WNI 18 Tahun dengan 25 Kg Barbuk
Minggu, 20 September 2026, 23.12 WITA

Pramono Sosialisasikan Potensi Jakarta di Forum Kota Global
Minggu, 20 September 2026, 23.12 WITA

Gugatan PHPU Gibran soal Syarat Pendidikan Dihadapi dengan Siap
Minggu, 20 September 2026, 23.12 WITA

Sidang Koridor Hukum, Roy Suryo dan Dokter Tifa Seharusnya Bebas
Minggu, 20 September 2026, 23.11 WITA

Nissan Siap Luncurkan Skyline Generasi ke-14 Tahun 2026
Minggu, 20 September 2026, 23.11 WITA

Indonesia Perluas Ekspor Otomotif Lewat 25 Perjanjian Dagang Global
Minggu, 20 September 2026, 23.11 WITA

