Percepatan Lahan Perumahan Rakyat Dukung Reforma Agraria Nasional
Kepala BRAN dan Menteri PKP sepakat percepat penyediaan lahan perumahan dengan pemetaan terpadu dan koordinasi lintas instansi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 17.57 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 173x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman bersiap mempercepat akses lahan bagi perumahan rakyat melalui sinergi strategis. Pertemuan di Jakarta menekankan pentingnya mengurai hambatan struktural dalam penyediaan lahan untuk rumah subsidi, hunian susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta pemukiman tetap bagi korban bencana. Fokus utama terletak pada pemetaan lahan potensial, kepastian status hukum, serta harmonisasi tata ruang di tingkat nasional dan daerah.
BRAN akan mendorong pembangunan Satu Data Agraria sebagai fondasi digital integrasi informasi pertanahan dan pemanfaatan ruang dari berbagai kementerian dan lembaga. Dengan sistem ini, pemerintah diharapkan dapat mengidentifikasi lokasi lahan yang sesuai untuk perumahan tanpa konflik peruntukan, sekaligus meminimalkan risiko perizinan yang terlambat. Langkah ini juga menjadi dasar untuk menghindari tumpang tindih penggunaan lahan dan mempercepat proses pengalokasian.
Dalam pertemuan, disepakati pemeriksaan lanjutan terhadap potensi lahan bersama Badan Bank Tanah. Proses verifikasi mencakup aspek lokasi, status hukum, penguasaan tanah, dan kesesuaian dengan rencana tata ruang. Khususnya, dibahas kebutuhan lahan untuk 500 unit hunian tetap di Nusa Tenggara Timur, rencana pembangunan rumah susun bagi MBR, serta penyelesaian permasalahan pertanahan yang menghambat realisasi proyek. Setiap lokasi harus melalui telaah teknis dan koordinasi dengan instansi terkait agar solusi yang diambil memiliki dasar hukum yang kuat.
Menteri PKP menargetkan kemajuan nyata dalam dua minggu ke depan, khususnya terkait penetapan lokasi prioritas untuk rumah susun MBR. Kementerian akan membentuk tim khusus untuk mendukung pelaksanaan tindak lanjut, sementara BRAN fokus pada pemetaan dan koordinasi lintas sektor. Dalam 100 hari kerja, BRAN menargetkan minimal 500 hektare lahan masuk tahap pelaksanaan reforma agraria, setelah melalui proses verifikasi dan penetapan berdasarkan kriteria hukum yang berlaku.
Tujuan utama dari sinergi ini adalah menyelaraskan program reforma agraria dengan kebutuhan riil masyarakat, terutama akses terhadap hunian layak dan terjangkau. Semua langkah akan dilakukan dengan prinsip kepastian hukum, kesesuaian tata ruang, perlindungan hak atas tanah, serta akuntabilitas publik. Fokus tindak lanjut meliputi pemetaan lahan, verifikasi status hukum, penetapan lokasi prioritas, dan percepatan pengadaan lahan untuk rumah rakyat secara terukur dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

