Petugas Rutan Depok Dipecat Akibat Jaringan Narkoba ke Narapidana
Satu petugas Rutan Depok diberhentikan secara tetap karena terbukti menyelundupkan narkoba ke narapidana sebanyak tiga kali, sementara beberapa lainnya diberi sanksi disiplin.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 21.13 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Seorang petugas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Depok telah diberhentikan secara tetap dari status Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah terbukti melakukan penyelundupan narkoba ke dalam lingkungan lapas. Keputusan pemecatan ini diambil setelah hasil investigasi menyatakan bahwa petugas berinisial SD telah melakukan tiga kali penyelundupan narkoba kepada narapidana. Kejadian tersebut menjadi perhatian serius dari Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dalam konferensi pasca-Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) di Jakarta Selatan, pejabat tinggi kementerian tersebut menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran disiplin yang merusak integritas sistem pemasyarakatan. "Satu orang petugas kita berhentikan secara permanen karena terbukti memasukkan narkoba ke dalam Lapas tiga kali," ujar pejabat yang menyampaikan pernyataan tersebut. Selain pemecatan, sejumlah petugas lainnya mendapat sanksi disiplin sesuai prosedur.
Insiden ini bermula dari dugaan aktivitas menyalahgunakan ruangan di dalam Rutan Depok, di mana sekelompok pria diduga berjoget dan menggunakan narkoba. Kepala Rutan Depok, Ario Galih Maduseno, mengungkapkan bahwa penyelidikan sedang berlangsung secara intensif. Sebanyak 22 narapidana dan dua petugas telah diperiksa terkait insiden tersebut. "Kami masih mendalami keterlibatan sekitar tiga hingga empat orang, sementara dua petugas sudah diproses secara internal," jelasnya.
Ario menegaskan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mendapatkan arahan penanganan lebih lanjut. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk menjaga integritas dan kedisiplinan di lingkungan pemasyarakatan. Kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh petugas agar tetap menjaga profesionalisme dan tidak terlibat praktik ilegal yang merusak sistem hukum.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

AS Siarkan Langsung Eksekusi Mati Mantan Prajurit Pengkhianat
Amerika Serikat akan menyiarkan secara langsung eksekusi mati terhadap Nidal Hasan, mantan tentara yang membunuh 13 orang di Fort Hood pada 2009, sebagai bagian dari kebijakan hukuman publik.
9 Oktober 2026

Pria Ditangkap di Miami Karena Selundupkan 10 Burung Hidup dalam Celana Dalam
Seorang warga Kuba yang tinggal secara sah di AS ditangkap di Bandara Miami karena menyelundupkan 10 burung hidup tersembunyi di dalam pakaian dalamnya.
9 Oktober 2026

Napi Perempuan Selamat dari Eksekusi Mati Dua Kali di Tennessee
Seorang narapidana perempuan di Tennessee, Christa Pike, bertahan hidup setelah dua suntikan mematikan gagal menghentikan jantungnya dalam proses eksekusi yang berlangsung pada 30 September.
9 Oktober 2026

Agen Imigrasi Tembak Warga di New York, Ada Anak di Mobil
Seorang warga terluka akibat tembakan agen Imigrasi AS di New York, saat petugas mengepung mobil yang diklaim sebagai target imigran ilegal dengan catatan kriminal.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

A7X Siap Guncang Jakarta dengan Konser Spektakuler
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.30 WITA

Wristband Konser A7X di JIS Harus Dipertukarkan Sebelum Hari H
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.29 WITA

Rupiah Menguat ke Rp17.899 di Akhir Pekan
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Honda Perkenalkan Sistem Hybrid Baru dengan Nama Seragam Global
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Billy Syahputra Siap Tuntut Pelaku Sebar Video Anaknya
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Pemerintah Cairkan Rp20 Triliun untuk Stabilkan BPJS Kesehatan
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Digitalisasi Haji Dimulai dari Data Kependudukan Nasional
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.14 WITA

KH Ismail Ghofur Bantah Hadir di Kegiatan di MPR RI
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.14 WITA

