PGUN Bantah Terlibat dalam Gadai Saham Pemegang Saham Utama
Emiten PGUN menegaskan tidak terlibat dalam proses gadai saham massal oleh tiga entitas afiliasi Haji Isam ke Bank Mandiri, meski seluruh saham dikucilkan sebagai jaminan kredit.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) secara resmi menyatakan bahwa pihaknya tidak turut serta dalam proses negosiasi, pengajuan, maupun persetujuan fasilitas kredit yang dilakukan oleh tiga pemegang saham utama. Aksi gadai saham yang dilakukan oleh PT Araya Agro Lestari (AAL), PT Citra Agro Raya (CAR), dan PT Baramega Citra Mulia Persada (BCMP) dilakukan secara langsung dengan PT Bank Mandiri (Persero) tanpa keterlibatan manajemen PGUN dalam setiap tahapan.
Pemegang saham tersebut menggadaikan seluruh kepemilikan saham PGUN—mencapai 5,29 miliar lembar—dengan rincian masing-masing AAL menyerahkan 2,2 miliar lembar, CAR sebanyak 2,19 miliar lembar, dan BCMP 900 juta lembar. Transaksi ini tertuang dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Oktober, menandai bahwa seluruh proses dilakukan oleh entitas afiliasi, bukan PGUN sebagai perusahaan induk.
Direktur PGUN, Tamlikho, menegaskan bahwa perseroan tidak memberikan jaminan perusahaan, aset, atau dukungan finansial apa pun atas fasilitas kredit yang diperoleh oleh PT Jhonlin Baratama. Ia menekankan bahwa Jhonlin Baratama merupakan pihak yang secara langsung menjalin hubungan dengan Bank Mandiri sebagai debitur utama. Hubungan afiliasi antara Jhonlin Baratama dan pemegang saham AAL serta CAR terjadi melalui keterlibatan Jhony Saputra, anak Haji Isam, yang menjabat sebagai komisaris di Jhonlin Baratama.
Manajemen PGUN juga menyatakan bahwa tidak ada aliran dana dari fasilitas kredit tersebut yang mengalir ke perusahaan. Baik dalam bentuk pinjaman pemegang saham, penyetoran modal, maupun pembiayaan rencana usaha atau aksi korporasi. Dengan demikian, kinerja operasional dan keuangan PGUN tetap terjaga secara independen dari transaksi yang dilakukan oleh entitas afiliasi.
Aksi gadai saham ini terjadi sebelum transaksi pembelian saham BYAN oleh PT Jhonlin Baratama, yang selesai pada 7 Oktober, menunjukkan keterkaitan strategis dalam struktur keuangan keluarga Haji Isam. Namun, secara hukum dan operasional, PGUN menegaskan jarak administratif dan finansial yang tegas terhadap kegiatan kredit yang dilakukan oleh afiliasinya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IHSG Terkoreksi 1% di Awal Sesi, Tekanan Global Picu Pelemahan
Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,01% menjadi 6.032,32 akibat tekanan jual dan volatilitas pasar global yang memicu kekhawatiran ekonomi.
12 Oktober 2026

IHSG Melemah 1% Akibat Tekanan Sektor Utama
Indeks saham bergerak turun 1,01% ke level 6.032 akibat tekanan jual di sektor infrastruktur, energi, dan material dasar, disertai sentimen global dari rilis data ekonomi penting.
12 Oktober 2026

MedcoEnergi Perkuat Posisi di Kutai dengan Akuisisi 10% Aset Gas Eni
MedcoEnergi resmi akuisisi 10% hak partisipasi non-operator di empat kontrak gas di Kutai, Kalimantan Timur, melalui kesepakatan dengan Eni, dengan penekanan pada ekspansi produksi dan potensi eksplorasi di wilayah produktif.
12 Oktober 2026

IHSG Terpuruk 2% di Sesi I Akibat Tekanan Jual Luas
Indeks harga saham gabungan anjlok 2% pada perdagangan Senin (12/10/2026), dipicu tekanan jual di sektor infrastruktur, energi, dan barang baku.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Kuat Menunjukkan Daya Beli Masyarakat Tetap Kokoh
Senin, 12 Oktober 2026, 15.28 WITA

Mendagri dan Mentan Perkuat Sinergi Swasembada Pangan Melalui BPP
Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA

ASII Perkuat Kendali di AUTO Lewat Tender Sukarela
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

China Perkuat Cadangan Emas, Dorong Stabilitas Ekonomi Global
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Terkoreksi 2% di Sesi I, Tekanan Global dan MSCI Jadi Pemicu
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Terpuruk 2%, Asing Gandeng 10 Saham Ini
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

Investor Asing Jual Bersih Rp166 Miliar, IHSG Terkoreksi Tajam
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

Aset FTX Kini Berubah Jadi Pendorong Revolusi AI
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

