PNM dan PPI Perluas Akses Pasar Produk UMKM Perempuan
Kolaborasi PNM dan PPI bertujuan membuka peluang pemasaran produk nasabah Mekaar ke pasar nasional hingga internasional melalui sinergi jaringan distribusi dan pemahaman kebutuhan usaha mikro.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 23.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 44x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Sebanyak 98 persen usaha mikro dan kecil di Indonesia masih terbatas pada pasar lokal, berdasarkan hasil riset Bappenas tahun 2025. Hanya 10 persen yang menjangkau pasar nasional, sementara hanya 4 persen yang berhasil masuk pasar internasional. Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas produk belum otomatis menjamin akses pasar yang luas, terutama bagi pelaku usaha ultra mikro, terutama perempuan yang menghasilkan makanan olahan dan kerajinan khas daerah.
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menyadari bahwa pendampingan terhadap nasabah tidak cukup hanya dengan pembiayaan dan peningkatan kapasitas produksi. Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa tantangan utama saat ini adalah memastikan produk bisa sampai ke konsumen yang lebih luas. Ia menekankan bahwa akses distribusi dan informasi pasar menjadi kunci untuk transformasi usaha dari skala lokal ke skala yang lebih besar.
Untuk menjawab tantangan tersebut, PNM menjalin kerja sama strategis dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman di ICE BSD City, Tangerang, pada Jumat (16/10). Kolaborasi ini dirancang untuk mempertemukan produk-produk unggulan nasabah Mekaar dengan peluang pemasaran yang lebih luas. PNM membawa kelebihan dalam pemahaman kebutuhan pelaku usaha, sementara PPI menyediakan jaringan perdagangan dan pengalaman dalam distribusi nasional maupun internasional.
Dalam kerja sama ini, kedua pihak akan bersama-sama mengidentifikasi produk-produk potensial dari nasabah PNM Mekaar yang memenuhi standar pasar. Produk yang sesuai akan diprioritaskan untuk diekspor atau dipasarkan secara nasional. Tindak lanjut kolaborasi akan dilakukan melalui koordinasi antarunit kerja untuk menyusun program prioritas, mekanisme pelaksanaan, serta kebutuhan pendukung lainnya. Tujuan utamanya adalah menciptakan sinergi yang konkret, terukur, dan berkelanjutan dalam memperluas akses pasar bagi UMKM perempuan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

