Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Polda Jateng Turunkan Water Bombing Atasi Kebakaran TPA Putri Cempo

Polda Jawa Tengah mengerahkan teknik water bombing untuk memadamkan kebakaran di TPA Putri Cempo, Solo, yang telah berlangsung tiga hari dan meluas ke area sulit dijangkau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Polda Jateng Turunkan Water Bombing Atasi Kebakaran TPA Putri Cempo
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, memasuki hari ketiga pada Jumat (4/9), dengan upaya pemadaman diperkuat melalui operasi penyiraman air dari udara. Teknologi water bombing dilakukan atas kerja sama Polda Jawa Tengah untuk menjangkau area yang tidak dapat diakses secara darat, khususnya lereng-lereng curam di gunung sampah.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Solo, Ari Dwi Daryatmo, menyatakan bahwa operasi tersebut direncanakan berlangsung sekitar dua jam pada hari yang sama. Ia menekankan pentingnya pendekatan udara dalam menekan penyebaran api yang sulit dipantau dari permukaan tanah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Indradi, menjelaskan bahwa selama water bombing berlangsung, aktivitas pemadaman dari tim darat dihentikan sementara demi menjaga keselamatan personel. Akses ke area timur TPA dinilai terbatas dan berisiko tinggi, sehingga pendekatan udara menjadi solusi strategis untuk mengendalikan api yang terus membesar.

Kebakaran yang dimulai sejak Rabu malam (2/9) ini merupakan yang terbesar dalam sejarah Soloraya. Wali Kota Solo, Respati Ardi, sebelumnya mengungkapkan bahwa upaya penanggulangan telah melibatkan koordinasi gabungan untuk membatasi penyebaran api. Selain pemadaman, pemerintah kota juga menyiagakan oksigen dan membagikan masker kepada warga terdampak, serta melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terkena asap.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya