Polda Jatim Kerahkan BKO Tangani Karhutla di 9 Wilayah
Polda Jawa Timur mengerahkan pasukan BKO untuk mempercepat pemadaman dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di sembilan daerah, meski jumlah titik api menurun.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 20x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Polda Jawa Timur menempatkan pasukan Bantuan Kendali Operasi (BKO) di sembilan wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna memperkuat upaya pemadaman dan pencegahan meluasnya api. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Dekananto Eko Purwono dalam apel gelar pasukan di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (21/10). Ia menekankan bahwa meskipun jumlah titik api telah berkurang dan sebagian besar kebakaran berskala kecil, kesiapsiagaan tetap harus dipertahankan demi menghindari munculnya titik api baru.
Dekananto menyatakan bahwa kehadiran personel BKO dimaksudkan untuk mempercepat respons lapangan dan memastikan penanganan dilakukan secara tepat sasaran. Ia menyoroti pentingnya koordinasi intensif antara kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pemerintah daerah dalam memetakan lokasi kebakaran dan merancang strategi penanggulangan yang efektif. Upaya pencegahan serta pendukung penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran pembakaran lahan yang melanggar aturan juga menjadi fokus utama dalam operasi ini.
Ia menegaskan bahwa penurunan angka titik api tidak boleh menjadi alasan untuk mengendurkan kewaspadaan. Menurutnya, potensi munculnya kebakaran baru tetap tinggi selama musim kemarau berlangsung, mengingat arahan dari Presiden dan Kapolri yang menekankan perlunya penanganan karhutla secara maksimal. Setiap langkah operasional harus dilandasi kedisiplinan, kecepatan, dan akurasi data guna menekan dampak lingkungan dan sosial dari kebakaran hutan.
Seluruh personel BKO diwajibkan menjaga keselamatan diri dengan memastikan perlengkapan keselamatan lengkap sebelum memasuki area terdampak. Komandan lapangan diminta rutin memantau kondisi anggota dan melaporkan perkembangan situasi secara berkala sebagai bahan evaluasi operasional. Penugasan BKO direncanakan berlangsung selama tujuh hari, hingga 27 Oktober 2026, setelah itu akan dilakukan penilaian situasi untuk menentukan kebutuhan penambahan atau penyesuaian personel.
Dekananto mengajak seluruh anggota untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjadikan kehadiran polisi sebagai bentuk pelayanan nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan warga, memastikan operasi tidak hanya efektif tetapi juga bermanfaat secara sosial. "Polisi harus dekat dengan rakyat, bersahabat, dan memberi manfaat. Tugas hari ini adalah bukti nyata dari komitmen tersebut," ujarnya, disertai doa untuk kesehatan dan keselamatan seluruh petugas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

