Polkadot Bangkit Kembali di Era 2026
Motif titik-titik klasik kembali mendominasi dunia mode global, dipopulerkan oleh selebritas dan ikon budaya modern.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Motif polkadot yang sempat menghilang dari ranah mode kini kembali menarik perhatian dunia, muncul dalam berbagai koleksi busana di tahun 2026. Dari ranjang runway hingga pakaian sehari-hari, titik-titik bulat yang awalnya identik dengan gaya retro kini hadir dalam versi modern, dikenakan oleh selebritas global seperti Ariana Grande, Olivia Rodrigo, dan artis K-pop Jung Chae-yeon. Kembalinya polkadot bukan sekadar kejutan, melainkan bagian dari siklus berulang yang khas dalam dunia fashion.
Sejarah motif ini berakar jauh, sebelum menjadi ikon era 1950-an. Awalnya, polkadot muncul sebagai pola tekstil yang dibuat lebih rapi berkat kemajuan teknologi tekstil pada masa Revolusi Industri. Istilah "polka dots" sendiri pertama kali digunakan dalam media cetak pada 1857 oleh Godey's Lady's Book, merujuk pada kain bermotif bulat. Nama tersebut terinspirasi dari tarian populer bernama polka yang marak di Eropa dan Amerika pada abad ke-19, yang kemudian melahirkan istilah berbasis budaya tersebut.
Popularitas polkadot melejit pada era 1920-an ketika Norma Smallwood, perempuan pertama dari komunitas Native American yang meraih gelar Miss America, mengenakan pakaian renang bermotif titik. Di tahun 1930-an, Disney memperkuat citra polkadot melalui karakter Minnie Mouse yang secara konsisten mengenakan busana dengan pola tersebut. Era 1950-an menjadi puncaknya, dengan figur seperti Marilyn Monroe dan Elizabeth Taylor yang memakai polkadot dalam penampilan publik, sementara Christian Dior memasukkannya ke dalam koleksi New Look-nya yang fenomenal.
Bergeser ke era 1960-an hingga 1990-an, polkadot tetap eksis dalam gaya mod, diusung oleh tokoh seperti Twiggy, Goldie Hawn, Princess Diana, Julia Roberts, dan Prince. Kini, di tahun 2026, motif ini kembali muncul tidak sebagai nostalgia, melainkan sebagai ekspresi gaya baru. Studi dalam bidang fashion menunjukkan bahwa tren berulang karena preferensi konsumen bergerak secara dinamis—saat sesuatu terlalu umum, ia ditinggalkan, namun setelah masa tertentu, kembali terasa segar karena dianggap baru oleh generasi muda.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026

Singapura Bantah Kunjungan Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani ke Kedubes
Kedubes Singapura di Jakarta membantah tudingan adanya kunjungan Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani ke kediaman duta besar pada 18 Oktober 2026, sekaligus menegaskan informasi tersebut sebagai disinformasi.
25 Oktober 2026

Seruni dan Dekranas Dorong Pelestarian Tenun Gringsing di Bali
Kunjungan Seruni dan Dekranas ke Desa Tenganan Pegringsingan didukung dengan bantuan 500 kacamata bagi lansia penenun, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan kesejahteraan masyarakat adat.
25 Oktober 2026

Integrasi Raker Tiga Lembaga Dorong Efisiensi dan Sinergi Program
Tri Tito Karnavian memperkenalkan integrasi rapat kerja tiga lembaga pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan efisiensi anggaran tanpa mengurangi substansi program.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

