Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Ajak Jajaran Ekonomi Bahas Stabilitas Pasar di Istana

Presiden Prabowo memanggil menteri ekonomi, kepala BI, dan petinggi BPI Danantara untuk membahas stabilitas pasar setelah tekanan pada IHSG.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 17.59 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 85x dibuka
Prabowo Ajak Jajaran Ekonomi Bahas Stabilitas Pasar di Istana📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Selasa (20/10), dengan mengundang sejumlah tokoh utama di bidang ekonomi. Pertemuan ini digelar sehari setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Senin (19/10), menandai kekhawatiran terhadap fluktuasi pasar keuangan. Kehadiran para menteri dan pejabat tinggi menjadi indikasi upaya koordinasi tingkat tinggi guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tiba lebih awal sekitar pukul 15.30 WIB, menandai kesiapan koordinasi antarlembaga. Diikuti oleh Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, yang turut hadir untuk menyampaikan kajian kebijakan moneter dan fiskal. Turut hadir pula Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, yang menjabat juga sebagai Kepala Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Airlangga membenarkan bahwa rapat melibatkan jajaran menteri bidang ekonomi dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN), namun menolak membeberkan rincian agenda secara rinci. Ia menyatakan bahwa pertemuan bertujuan untuk menyelaraskan langkah kebijakan guna menjaga kinerja pasar dan mendorong kepercayaan investor. Dony Oskaria menambahkan bahwa materi diskusi akan fokus pada isu ekonomi makro, meski belum dapat memastikan topik spesifik yang dibahas.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen tinggi Presiden Prabowo dalam menjaga stabilitas sistem ekonomi di tengah tekanan pasar global dan fluktuasi nilai tukar. Kehadiran para petinggi institusi keuangan dan BUMN menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam merespons tantangan ekonomi, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan stabilitas sistem keuangan nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya