Selasa, 6 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Ajak Peraih Nobel Kolaborasi dengan Akademisi Lokal

Presiden Prabowo meminta peraih Nobel yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Timor Leste untuk berkolaborasi dengan ilmuwan dan akademisi Indonesia guna memperkuat ekosistem riset nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 12.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Ajak Peraih Nobel Kolaborasi dengan Akademisi Lokal📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya keterlibatan para peraih Nobel dalam memperkuat kapasitas riset dan inovasi di Tanah Air. Permintaan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta di Jakarta, yang turut dihadiri sekitar sembilan tokoh penerima penghargaan Nobel. Pertemuan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat kerja sama bilateral, khususnya di bidang sains dan teknologi.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan bahwa kolaborasi dengan para peraih Nobel diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pengembangan talenta riset nasional. Ia menilai, kehadiran tokoh-tokoh dunia seperti itu tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Indonesia. Presiden menyampaikan harapan agar kerja sama ini segera diwujudkan secara konkret dan berdampak nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan di Tanah Air.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, memastikan bahwa kerja sama sudah dimulai dengan salah satu peraih Nobel asal Jepang, Susumu Kitagawa. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan teknologi Metal Organic Framework (MOF) yang berpotensi meningkatkan efisiensi pengolahan gas alam. Laboratorium mitra atau *sister lab* yang dibangun Kitagawa di Indonesia kini tengah menyiapkan penerapan teknologi tersebut untuk ekstraksi gas alam dengan tekanan lebih rendah.

Pertemuan tersebut juga menyoroti komitmen pemerintah terhadap kebijakan Good Neighbor Policy sebagai fondasi hubungan strategis dengan negara-negara ASEAN dan tetangga sekitar. Dengan memperkuat kemitraan di bidang sains, Indonesia berupaya memperluas pengaruhnya secara regional melalui inovasi yang berbasis ilmu pengetahuan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya