Prabowo Ajak Peraih Nobel Kolaborasi dengan Akademisi Lokal
Presiden Prabowo meminta peraih Nobel yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Timor Leste untuk berkolaborasi dengan ilmuwan dan akademisi Indonesia guna memperkuat ekosistem riset nasional.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 12.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya keterlibatan para peraih Nobel dalam memperkuat kapasitas riset dan inovasi di Tanah Air. Permintaan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta di Jakarta, yang turut dihadiri sekitar sembilan tokoh penerima penghargaan Nobel. Pertemuan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat kerja sama bilateral, khususnya di bidang sains dan teknologi.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan bahwa kolaborasi dengan para peraih Nobel diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pengembangan talenta riset nasional. Ia menilai, kehadiran tokoh-tokoh dunia seperti itu tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Indonesia. Presiden menyampaikan harapan agar kerja sama ini segera diwujudkan secara konkret dan berdampak nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan di Tanah Air.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, memastikan bahwa kerja sama sudah dimulai dengan salah satu peraih Nobel asal Jepang, Susumu Kitagawa. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan teknologi Metal Organic Framework (MOF) yang berpotensi meningkatkan efisiensi pengolahan gas alam. Laboratorium mitra atau *sister lab* yang dibangun Kitagawa di Indonesia kini tengah menyiapkan penerapan teknologi tersebut untuk ekstraksi gas alam dengan tekanan lebih rendah.
Pertemuan tersebut juga menyoroti komitmen pemerintah terhadap kebijakan Good Neighbor Policy sebagai fondasi hubungan strategis dengan negara-negara ASEAN dan tetangga sekitar. Dengan memperkuat kemitraan di bidang sains, Indonesia berupaya memperluas pengaruhnya secara regional melalui inovasi yang berbasis ilmu pengetahuan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Podcast Indonesia Melesat Lewat Konten Lokal dan Format Video
Podcast di Indonesia kini menjadi medium utama bagi beragam narasi, didukung transformasi digital dan popularitas konten video yang meningkat tajam.
5 Oktober 2026

Earphone Saat Petir: Bahaya Nyata atau Mitos?
Penggunaan earphone saat petir tidak meningkatkan risiko tersambar, tetapi koneksi ke sumber listrik dan lokasi menjadi faktor penentu keselamatan.
5 Oktober 2026

5 Data Pribadi yang Harus Dijaga Ketat di Media Sosial
Sebanyak 61,3 persen pengguna media sosial di Indonesia membagikan nomor ponsel, meningkatkan risiko penyalahgunaan data pribadi.
5 Oktober 2026

Petir Picu Padam Listrik, Ini Mekanisme Perlindungannya
Sambaran petir menyebabkan listrik padam karena sistem proteksi otomatis memutus aliran untuk mencegah kerusakan lebih luas.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Audero Jaga Rekor, Indonesia Juara ASEAN Cup Pertama
Selasa, 6 Oktober 2026, 12.00 WITA
Konflik Gubernur Sultra Munculkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Tambang
Selasa, 6 Oktober 2026, 12.00 WITA

Mantan Agen Mata Uang Ilegal Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.22 WITA
Aksi Protes Pelajar Prancis Picu Kericuhan dan Penutupan Sekolah
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.20 WITA

Yaman Mulai Operasi Militer Skala Besar Hadapi Houthi
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.17 WITA

FBI Tangkap Wanita Diduga Mata-Mata China yang Intai Keluarga Pemimpin Taiwan
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.14 WITA

MK Akan Baca Putusan Gugatan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.13 WITA

3 Kombes Pol Resmi Jadi Brigjen Pol Usai Promosi Kapolri
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.12 WITA

