Earphone Saat Petir: Bahaya Nyata atau Mitos?
Penggunaan earphone saat petir tidak meningkatkan risiko tersambar, tetapi koneksi ke sumber listrik dan lokasi menjadi faktor penentu keselamatan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 23.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Ketika petir menggelegar di tengah hujan deras, banyak orang memilih melepas earphone karena kekhawatiran bisa menjadi korban sambaran listrik. Namun, penelitian dan data dari lembaga kesehatan global menegaskan bahwa earphone, baik kabel maupun nirkabel, tidak memiliki kemampuan menarik petir ke tubuh manusia. Petir tidak memilih target berdasarkan perangkat yang dikenakan di telinga, melainkan dipengaruhi oleh posisi geografis, ketinggian, dan jalur konduktivitas yang tersedia di sekitar.
Risiko nyata muncul ketika perangkat elektronik yang digunakan terhubung langsung ke sistem listrik, seperti saat earphone berkabel dipasang ke ponsel yang sedang diisi daya. Dalam kondisi tersebut, arus listrik dari petir yang masuk ke bangunan melalui kabel listrik atau pipa air bisa menyebar melalui perangkat tersebut. Oleh karena itu, yang perlu dihindari bukan earphone itu sendiri, melainkan kontak dengan perangkat yang terhubung ke stopkontak saat badai terjadi.
Untuk pengguna earphone Bluetooth, risiko lebih rendah karena perangkat beroperasi secara nirkabel tanpa kabel penghubung langsung ke sumber listrik. CDC menegaskan bahwa perangkat nirkabel aman digunakan selama tidak sedang diisi daya. Namun, tetap perlu diwaspadai jika ponsel sedang terhubung ke charger saat petir menerjang, karena sambungan listrik tetap bisa menjadi jalur arus listrik yang berbahaya.
Kondisi di luar ruangan jauh lebih berisiko dibandingkan di dalam bangunan. Bahkan jika hujan belum turun, petir bisa menyambar dari jarak jauh. Oleh karena itu, aktivitas di luar ruangan seperti berjalan, bersepeda, atau berlari saat ada petir sangat berbahaya, terlepas dari apakah seseorang memakai earphone atau tidak. Tempat berlindung yang aman seperti gedung tertutup atau kendaraan beratap tertutup menjadi prioritas utama.
Pesan utama dari semua saran ilmiah adalah: jangan biarkan kebiasaan teknologi menggantikan kesadaran akan lokasi dan kondisi lingkungan. Earphone bukan penyebab utama, tetapi keputusan berada di luar ruangan saat ancaman petir tetap menjadi ancaman nyata. Keselamatan lebih dipastikan dengan memilih tempat aman, bukan dengan menghapus penggunaan perangkat elektronik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Podcast Indonesia Melesat Lewat Konten Lokal dan Format Video
Podcast di Indonesia kini menjadi medium utama bagi beragam narasi, didukung transformasi digital dan popularitas konten video yang meningkat tajam.
5 Oktober 2026

5 Data Pribadi yang Harus Dijaga Ketat di Media Sosial
Sebanyak 61,3 persen pengguna media sosial di Indonesia membagikan nomor ponsel, meningkatkan risiko penyalahgunaan data pribadi.
5 Oktober 2026

Petir Picu Padam Listrik, Ini Mekanisme Perlindungannya
Sambaran petir menyebabkan listrik padam karena sistem proteksi otomatis memutus aliran untuk mencegah kerusakan lebih luas.
5 Oktober 2026

Huawei Watch GT 7 Series Siap Meluncur di Indonesia Akhir Oktober
Huawei Watch GT 7 Series akan mulai dipasarkan di Indonesia pada 7 Oktober 2026 dengan tiga varian, fokus pada kesehatan, olahraga, dan daya tahan baterai hingga 21 hari.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pencegahan PMI Non-Prosedural Capai 6.555 Orang dalam Dua Tahun
Senin, 5 Oktober 2026, 23.24 WITA

KPK Periksa Kakak Ridwan Kamil Terkait Mobil Volvonya
Senin, 5 Oktober 2026, 23.23 WITA

AI Dorong Transformasi Distribusi Informasi Publik
Senin, 5 Oktober 2026, 23.23 WITA

Polisi Prioritaskan Pemulihan Korban Penganiayaan ABK KM Maulana 23
Senin, 5 Oktober 2026, 23.23 WITA

Prabowo Sorakkan Gol Pertama Indonesia di Final ASEAN Cup
Senin, 5 Oktober 2026, 23.22 WITA

Dua Ekor Harimau Sumatra Lahir di Amerika, Jadi Langkah Bersejarah Konservasi
Senin, 5 Oktober 2026, 23.07 WITA

Harga Mobil Listrik di Indonesia Per Oktober 2026 Terus Meluas
Senin, 5 Oktober 2026, 23.06 WITA

Hybrid Toyota Harus Pakai BBM Oktan di Atas 90
Senin, 5 Oktober 2026, 23.06 WITA

