Kamis, 10 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Dorong Rekening Warga Melalui Himbara dan Integrasi QRIS

Pemerintah siapkan rekening otomatis bagi warga mulai usia 17 tahun melalui BRI dan BSI, terintegrasi dengan sistem pembayaran QRIS tanpa biaya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 22.34 WITA·👁 4 orang membaca· 3 hari ini · 11x dibuka
Prabowo Dorong Rekening Warga Melalui Himbara dan Integrasi QRIS📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo telah memberikan arahan strategis untuk memastikan setiap warga negara memiliki rekening koran, dengan fokus pada dua bank milik negara, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses keuangan formal di seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menekan angka inklusi keuangan yang masih tergolong rendah di beberapa daerah.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, melalui Menteri Airlangga Hartanto, menyatakan bahwa sistem akan dijalankan secara otomatis berdasarkan data dari Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Setiap warga yang mencapai usia 17 tahun akan secara otomatis diberikan KTP yang dilengkapi dengan nomor rekening bank, tanpa perlu proses pendaftaran tambahan.

Integrasi sistem pembayaran QRIS menjadi kunci utama dalam implementasi ini. Rekening yang diberikan nantinya akan terhubung langsung dengan ekosistem pembayaran digital yang dikelola Bank Indonesia, memungkinkan transaksi tunai maupun non-tunai tanpa biaya tambahan. Khusus untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemerintah menjamin sistem QRIS akan berjalan secara otomatis tanpa biaya administrasi atau diskon yang harus dibayar.

Koordinasi lintas kementerian telah dimulai, termasuk melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia. Seluruh mekanisme teknis akan dibahas dalam forum Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI). Tujuan utamanya bukan hanya menyediakan akses keuangan, tetapi juga menjadi saluran efisien untuk penyaluran bantuan sosial secara tunai, serta mendorong pertumbuhan ekonomi syariah dan inklusif secara menyeluruh.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya