Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo: Indonesia Tak Gentar Hadapi Ancaman Downgrade MSCI

Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi Indonesia terhadap ancaman penurunan status bursa saham oleh MSCI, menyatakan negara tak akan takut meski pasar terdampak.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 17.30 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 53x dibuka
Prabowo: Indonesia Tak Gentar Hadapi Ancaman Downgrade MSCI📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara tegas menyatakan bahwa Indonesia tidak akan terpengaruh oleh isu potensi penurunan status bursa saham dari emerging market ke kategori standalone oleh lembaga indeks global MSCI. Dalam pidato sidang kabinet paripurna di Istana Negara, ia menilai pernyataan tersebut lebih merupakan strategi intimidasi untuk memengaruhi perilaku investor, bukan indikator fundamental ekonomi yang sebenarnya.

Ia menekankan bahwa seluruh pihak terkait, mulai dari regulator hingga emiten di Bursa Efek Indonesia, telah menunjukkan kinerja yang solid dan komitmen tinggi terhadap reformasi pasar modal. Menurut Prabowo, berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk gangguan struktural dan tekanan pasar, justru menjadi ujian sekaligus kesempatan untuk memperkuat sistem keuangan nasional.

Pasca-isyarat MSCI, pasar saham Indonesia sempat mengalami tekanan signifikan, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun ke bawah level 5.000. Namun, Prabowo menegaskan bahwa gejolak tersebut tidak menggoyahkan semangat dan tekad bangsa. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki keberanian, kesiapan, dan komitmen untuk terus maju tanpa menyerah, meski menghadapi tekanan dari luar.

Dalam penutup pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa negara tidak akan takut pada siapa pun, termasuk lembaga internasional yang berupaya memengaruhi kebijakan pasar. Ia menekankan bahwa keberhasilan ekonomi bukan ditentukan oleh peringkat indeks, melainkan oleh soliditas sistem, keberanian menghadapi tantangan, dan kesungguhan dalam membangun kekuatan ekonomi berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya